Sidoarjo, metrotvjatim.com : Fenomena banjir rob kembali merendam sejumlah kawasan pesisir di Kecamatan Sidoarjo. Luapan air laut akibat pasang yang mulai terjadi sejak Sabtu, melumpuhkan aktivitas warga di empat desa terdampak.
Empat desa yang terendam meliputi Kalanganyar, Tambak Cemandi, Banjar Kemuning, dan Segoro Tambak. Berdasarkan pantauan di lapangan, air mulai menggenangi kawasan permukiman sejak Rabu (20/05/26) pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan ketinggian rata-rata mencapai 15 hingga 20 sentimeter.
Bahkan di beberapa titik, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Warga pun melakukan berbagai upaya antisipasi, seperti membendung halaman rumah agar air laut tidak masuk ke dalam rumah.
Dampak paling besar dirasakan sektor budidaya perikanan. Sejumlah tambak milik warga dilaporkan meluap bahkan jebol akibat tingginya air pasang, sehingga ikan budidaya hanyut terbawa air.
Banjir rob tahunan ini juga membuat sejumlah usaha warga terhenti sementara. Area kolam pancing yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir terpaksa ditutup karena seluruh kawasan tergenang air laut.
Salah satu warga, Mashudi Faqih, mengatakan banjir rob merupakan siklus tahunan yang sudah biasa dialami masyarakat pesisir Sedati. Menurutnya, dalam satu tahun banjir rob umumnya terjadi dalam dua periode berbeda.

