Jombang, Metrotvjatim.com – Gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang resmi mulai digunakan bersamaan dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kamis (30/7/2026). Sekolah yang menjadi bagian dari program prioritas nasional itu kini menampung 370 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
Pembukaan dilakukan Bupati Jombang Warsubi didampingi Wakil Bupati Salmanudin, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Kantor Staf Kepresidenan, Kementerian Sosial, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Warsubi mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak.
“Alhamdulillah Jombang mendapatkan kesempatan yang pertama mendirikan Sekolah Rakyat. Hari ini dapat kita saksikan bangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jombang dengan gedung yang luar biasa, tata letak luar biasa, dan seluruh pendidik yang luar biasa. Ini adalah keberkahan bagi Kabupaten Jombang,” kata Warsubi.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 berdiri di atas lahan seluas 6,3 hektare milik Pemkab Jombang. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menampung 370 siswa, terdiri atas 270 peserta didik baru dan 100 siswa angkatan sebelumnya.
Kepala Sekolah Andik Minarto mengatakan Sekolah Rakyat di Jombang telah dirintis sejak 14 Juli 2025 di SKB Mojoagung. Mulai tahun ini, seluruh kegiatan belajar mengajar resmi menempati gedung permanen di Desa Tunggorono.
Rangkaian MPLS dimeriahkan dengan penampilan pasukan baris-berbaris, storytelling berbahasa Inggris, tari, kungfu, dan pantomim. Usai membuka kegiatan, Bupati Warsubi bersama rombongan meninjau ruang kelas, laboratorium, ruang guru, UKS, serta karya seni para siswa.

