metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Titik Panas Meningkat, BNPB Modifikasi Cuaca di Lampung

metrotv 28 Agustus 2026
Share
4 Min Read

Bandar Lampung: Pantauan jumlah titik panas di Provinsi Lampung menunjukkan peningkatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk menjaga konservasi gajah Way Kambas.

“Sebagai langkah antisipasi, Gubernur Lampung meminta bantuan BNPB untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC),” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.

Berbasis di Bandara Raden Inten II dan disupervisi oleh BMKG, operasi ini berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Pesawat dan komponen pendukungnya telah tiba di Lampung pada Rabu, 26 Agutus 2026.

“Pada hari itu juga satu sorti penerbangan dilakukan dengan menyemai garam sebanyak 800 kg.Penyemaian melayang di wilayah Lampung Timur yang terdeteksi terdapat awan yang berpotensi tumbuh menjadi awan hujan,” ungkap Berton.

Baca Juga:  BNPB Pastikan Segera Verifikasi Skema Bantuan Rumah Korban Gempa NTT

Hujan terpantau terjadi di Bandar Sribawono dan Karanganyar


OMC selanjutnya berlangsung dengan satu sorti penerbangan , Kamis, 27 Agustus 2026. Bahan semai seberat 800 kg disebar masih di wilayah Lampung Timur. Pantauan radar BMKG mendeteksi intensitas hujan ringan turun di kabupaten tersebut.

Operasi udara ini akan berlangsung dari 26 hingga 30 Agustus 2026. Operasi pengendalian dari Bandara Raden Inten II. Pelaksanaannya didampingi Deputi Bidang Modifikasi Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) serta berkoordinasi dengan kementerian, lembaga dan organisasi perangkat daerah Provinsi Lampung.

Sementara itu, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lampung juga menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto . Termasuk perlindungan kawasan konservasi gajah di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

Baca Juga:  Satlantas Polres Nganjuk Terima Penghargaan Terkait Pos Pam Terpadu Operasi Lilin Semeru 2025

“Saya juga minta diperhatikan untuk Lampung, ada Taman Nasional Way Kambas, untuk menjadi fokus kita. Saya mendapat laporan ada hotspot di situ dan sudah ada kebakaran. Di situ taman konservasi kita untuk gajah dan sebagainya. Gajah-gajah terakhir di Sumatera harus kita rawat,” ujar Presiden Prabowo dalam rapat penanganan kebakaraan hutan dan lahan di Riau, Senin, 24 Agustus 2026.

Berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian besar wilayah Lampung memasuki puncak musim kemarau pada Agustus hingga September. Kondisi tersebut membuat Lampung berada dalam status siaga bencana kekeringan dan berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Mengacu kepada prakiraan BMKG, cuaca di sebagian besar Lampung pada bulan Agustus hingga September mengalami puncak musim kemarau sehingga menyebabkan wilayah ini berada pada status siaga bencana kekeringan yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga:  Paus Fransiskus Tutup Usia

Gubernur Lampung telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di wilayah Lampung tahun ini. Status itu berlaku sampai 23 September 2026.

Data dari Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Lampung sampai dengan 27 Agustus 2026 tercatat rekapitulasi luas lahan yang terbakar sekitar kurang lebih 674,5 hektare.

Menyikapi masuknya musim kemarau yang berpotensi menimbulkan bencana asap akibat kebaran hutan dan lahan, BNPB mendesak kembali instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla. Pihaknya mengimbau pemerintah daerah bersama masyarakat dan pelaku usaha kehutanan dan pertanian bekerja sama dalam pencegahan dini.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Menko Pangan Zulhas Salurkan Bantuan Beras di Nganjuk, 542 Warga Kwagean Terima 16 Ton
25 Oktober 2026
Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di Pasuruan
25 Oktober 2026
Akses Jalan hingga Air Bersih Jadi Perhatian dalam Pembangunan Perbatasan Rote Ndao
25 Oktober 2026
BNPB Perkuat Operasi Terpadu Padamkan Karhutla di TN Way Kambas
25 Oktober 2026
Bitcoin Turun 1,25% ke USD80 Ribu
25 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Polres Blitar Kota Temukan Dugaan Penimbunan Pertalite di SPBU Kebonrojo

HEADLINE

Kapolres Malang Cek Pelayanan Pagi, Pastikan Polisi Hadir di Jalan

HEADLINE

Personil Polres Malang Diterjunkan untuk Padamkan Karhutla di Gunung Arjuno

HEADLINE

Mengetuk Pintu Langit, Ratusan Warga Kota Malang Gelar Sholat Istisqa

LAINNYA

Menko Pangan Zulhas Salurkan Bantuan Beras di Nganjuk, 542 Warga Kwagean Terima 16 Ton

25 Oktober 2026

Akses Jalan hingga Air Bersih Jadi Perhatian dalam Pembangunan Perbatasan Rote Ndao

25 Oktober 2026

BNPB Perkuat Operasi Terpadu Padamkan Karhutla di TN Way Kambas

25 Oktober 2026

Deputy KAI Daop 7 Madiun Sidak Perlintasan Sebidang hingga Cek Lintas Stasiun Blitar–Kediri

24 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?