New York: Bitcoin diperdagangkan di bawah USD81 ribu pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Penarikan oleh pemegang besar (whale) dan aktivitas dompet institusional memicu harapan akan pemulihan menuju level USD84 ribu, meskipun ketidakpastian masih terus membayangi pasar mata uang kripto.
Dikutip dari Investing, Minggu, 25 Oktober 2026, Bitcoin diperdagangkan turun 1,25 persen di angka USD80.841,9, bertahan di atas zona permintaan (demand zone) utama di dekat level USD80 ribu setelah sempat mengalami tekanan jual baru-baru ini.
Menurut Lookonchain, data on-chain menunjukkan bahwa 40 dompet yang baru dibuat telah menarik sekitar 9.458 BTC, dengan nilai USD771,5 juta, dari perusahaan perdagangan Wintermute sejak 1 Oktober.
Transfer tersebut mengindikasikan adanya aktivitas signifikan di kalangan pemegang besar, meskipun penarikan saja tidak dapat memastikan apakah Bitcoin tersebut dibeli atau sekadar dipindahkan ke penyimpanan jangka panjang.
Sementara itu, dompet ETF Bitcoin milik Fidelity dilaporkan menerima 282,63 BTC senilai USD23,08 juta dari Binance, sedangkan dompet yang terafiliasi dengan BlackRock menerima 384,77 BTC lainnya dengan nilai sekitar USD31,4 juta.
Transaksi tersebut, yang terdeteksi oleh Onchain Lens, menunjukkan aktivitas berkelanjutan pada dompet institusional, namun tidak serta-merta mencerminkan arus masuk (inflow) baru ke dalam ETF.
Pada 22 Oktober, Bitcoin mencatat arus keluar bersih (net outflow) dari bursa spot sebesar kurang lebih USD465,55 juta, sementara cadangan bursa dalam denominasi dolar turun 1,35 persen menjadi USD226,33 miliar.

