metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
PENDIDIKAN

Penutupan OSN 2026 di Malang, DKI Jakarta Keluar sebagai Juara Umum

metrotv 20 September 2026
Share
3 Min Read
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, menghadiri penutupan Olimpiade Sains Nasional. Foto: Dok. UMM

Malang, Metrotvjatim.com- Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 resmi ditutup di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu 19 September 2026. Ajang kompetisi sains nasional ini mempertemukan 566 finalis terbaik dari seluruh Indonesia dan berkompetisi dalam 9 bidang sains, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Kebumian, Geografi, dan Ekonomi.

Kontingen Provinsi DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum OSN 2026 dengan perolehan 21 medali emas, 26 perak, dan 35 perunggu.
Posisi kedua ditempati Provinsi Banten dengan raihan 14 emas, 12 perak, dan 14 perunggu. Sementara itu, Provinsi Jawa Barat berada di posisi ketiga dengan mengumpulkan 8 emas, 23 perak, dan 16 perunggu. Adapun tuan rumah, Provinsi Jawa Timur, harus puas menempati peringkat kelima dengan perolehan 6 medali emas, 22 perak, dan 28 perunggu.

Baca Juga:  Pemusnahan Minuman Keras Awali Dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti mengatakan, OSN merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mendorong prestasi akademik peserta didik, mulai jenjang SD hingga SMA dan sederajat. Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi sarana motivasi bagi para peserta untuk semakin giat belajar sekaligus mengembangkan kemampuan sebagai calon saintis muda Indonesia. “Kami harapkan dapat menjadi ajang yang memberikan motivasi bagi anak-anak kita untuk lebih giat belajar dan juga mengembangkan diri sebagai saintis muda Indonesia yang mampu untuk menerapkan teori, sekaligus juga dapat mengeksplorasi berbagai kekayaan yang kita miliki,” ujar Abdul Mu’ti.

Baca Juga:  ASN Mulai Pindah ke IKN Mulai Juni

Kementerian, lanjutnya, akan memberikan kesempatan pembinaan bagi para pemenang yang telah melalui proses seleksi ulang untuk dipersiapkan mengikuti berbagai ajang internasional, baik di bidang sains maupun bidang lainnya. Selain memperoleh penghargaan dan hadiah uang, para pemenang juga berkesempatan mendapatkan pembinaan lanjutan dari kementerian.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga menyoroti pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa AI merupakan teknologi yang semakin dominan dan perlu dimanfaatkan secara bijak. Namun, penggunaannya harus tetap disertai moralitas serta tanggung jawab agar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Karhutla Gunung Butak Meluas, Puluhan Petugas Berjibaku Melokalisir Titik Api

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa AI dan coding telah menjadi mata pelajaran pilihan, mulai dari jenjang kelas 5 SD.
Ia menekankan bahwa AI dan berbagai produk teknologi merupakan alat, sedangkan manusia tetap menjadi penentu dalam pemanfaatannya.
Untuk itu, terdapat tiga hal yang harus ditingkatkan pendidik. Yang pertama, how to master AI, bagaimana menguasai AI. Kemudian how to work with AI, bagaimana dapat bekerja dengan AI. Dan yang ketiga, how to go beyond.

“Bagaimanapun anak-anak itu harus melampaui AI, maksudnya adalah mereka tetap menggunakan AI itu untuk tujuan-tujuan yang positif, yang bermanfaat, yang berdampak bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Abdul Mu’ti. (Wahyu)

SHARE NOW
TAGGED: malang, Mendikdasmen, Olimpiade Sain Nasional
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

DVI Polri Berhasil Identifikasi 9 Korban KM Virgo Transport 8
20 September 2026
Surya Paloh Sampaikan Pandangannya soal Pencalonan Presiden
20 September 2026
Presiden Prabowo Hadiri Perayaan Seabad Pondok Modern Gontor
19 September 2026
Bitcoin Melejit hingga 6,3%, Kembali Tembus USD80 Ribu
19 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15 Ribu Jadi Rp2,638 Juta/Gram
19 September 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

HEADLINE

Karhutla Gunung Kawi/Butak: Titik Api Meluas hingga Pos 2 Sirah Kencong Blitar

HEADLINE

Karhutla TNBTS, Api di Jemplang Mulai Terkendali

HEADLINE

Lahan Tebu Terbakar, Warga Permukiman Padat di Madiun Panik

LAINNYA

UPN Veteran Jatim Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pemberdayaan Masyarakat di Brunei Darussalam

19 September 2026

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

17 September 2026

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia

14 September 2026

Roadshow IAPVC 2026 di TSI 2 Prigen, Promosi Konservasi Satwa Langka melalui Fotografi dan Videografi

12 September 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?