metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

PFI Malang Angkat Cerita Tanah Pangan dan Harapan Lewat Pameran Foto

metrotv 24 September 2026
Share
6 Min Read
Pengunjung galeri Kayutangan, melihat salah satu foto hasil jepretan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang. Foto: Fajar Agastya

Kota Malang, Metrotvjatim.com – Bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang menggelar pameran foto bertajuk “Tanah, Pangan dan Harapan” di Galeri Kayutangan, Kota Malang, pada 24–27 September 2026.

Pameran ini menghadirkan karya foto cerita yang merekam tentang pangan, mulai dari sumber pangan, proses produksi, hingga persoalan kesehatan dan lingkungan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Ketua PFI Malang, Darmono, mengatakan pameran tersebut dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk melihat persoalan pangan melalui perspektif visual. Pameran tidak hanya menampilkan karya fotografi, tetapi juga membuka ruang edukasi, diskusi, dan kolaborasi terkait isu pangan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Melalui pameran ini, kami ingin mengajak masyarakat melihat pangan tidak hanya sebagai sesuatu yang dikonsumsi, tetapi juga memahami proses, persoalan, dan harapan yang ada di baliknya. Fotografi menjadi medium untuk menyampaikan realitas sekaligus membuka ruang diskusi,” ujar Darmono.

Menurut Darmono, isu pangan memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Keberagaman sumber pangan di Indonesia berjalan beriringan dengan berbagai tantangan, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, food waste, serta persoalan kesehatan dan lingkungan.

Karya-karya yang ditampilkan dalam pameran mengangkat keberagaman sumber pangan dan kehidupan yang berada di baliknya, termasuk praktik pertanian, perikanan, peternakan, serta berbagai persoalan kesehatan dan lingkungan yang berkaitan dengan pangan.

Sebagai bagian dari rangkaian pameran, PFI Malang juga menghadirkan diskusi publik bertema “Tanah, Pangan, dan Ekonomi Kota”

Baca Juga:  Sejumlah Pejabat Bangkalan Tertidur Saat Rapat Paripurna, Warga Minta Sanksi Tegas

Diskusi tersebut menghadirkan Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT, selaku Asisten II Pemerintahan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S. selaku Ketua DPRD Kota Malang, Irma Tyasari, SE., S.Pd., MM., Ak., CA., CPA., CRA., Ph.D. yang juga menjadi Wakil Rektor II Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), serta Nurul Wahyuni, Praktisi/Pengelola Kampung Semar.

Pasar Gadang menjadi salah satu pintu masuk pembahasan untuk melihat persoalan pangan dalam konteks perkotaan. Penataan pasar tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan lalu lintas, tetapi juga berhubungan dengan rantai pasok pangan, distribusi komoditas, aktivitas ekonomi masyarakat, serta arah perkembangan Kota Malang.

Dalam diskusi tersebut, Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT menjelaskan bahwa penataan Pasar Gadang merupakan bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan persoalan kawasan yang selama ini berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan kepadatan lalu lintas.

Menurutnya, pendekatan kepada para pedagang dilakukan secara bertahap melalui komunikasi dengan pedagang dan paguyuban hingga akhirnya aktivitas perdagangan dapat ditata ke dalam kawasan pasar.

“Dengan pedagang masuk ke dalam, kita bisa menata infrastrukturnya. Jalannya juga bisa kita perbaiki dengan konstruksi yang lebih kuat,” ujar Diah.

Penataan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi kawasan Pasar Gadang, tetapi juga mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi di wilayah timur Kota Malang.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Launching 1.061 KDKMP, 126 Titik di Gresik Siap Beroperasi

Di sisi lain, keterbatasan lahan pertanian di Kota Malang turut menjadi bagian dari pembahasan. Kebutuhan pangan terus berkembang seiring aktivitas masyarakat dan pertumbuhan kota.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan perkotaan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan produksi di dalam wilayah, tetapi juga dengan distribusi, keterhubungan dengan daerah penghasil pangan, serta peran berbagai pihak dalam menjaga ekosistem pangan.

Dalam diskusi, pasar dipandang bukan semata sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang melibatkan petani, pedagang, transportasi, pelaku UMKM, konsumen, pemerintah, hingga perguruan tinggi.

Perspektif tersebut menjadi bagian penting dari gagasan “Tanah, Pangan dan Harapan”, bahwa persoalan pangan memiliki hubungan erat dengan tanah, lingkungan, mata pencaharian, aktivitas ekonomi, serta kehidupan masyarakat.

Darmono mengatakan fotografi memiliki kekuatan untuk menyampaikan gagasan melalui gambar yang dekat dengan realitas kehidupan.

Karena itu, pameran ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan apresiasi karya, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat, berefleksi, dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan pangan di sekitarnya.

“Harapannya, karya-karya yang ditampilkan bisa menjadi pemantik percakapan dan kesadaran bersama. Kami ingin pameran ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk melihat, berpikir, dan berdiskusi mengenai isu pangan di sekitar kita,” katanya.

Selain pameran dan diskusi publik, PFI Malang menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung, di antaranya edukasi dan diskusi pertanian perkotaan, pelatihan, serta sharing fotografi bagi siswa dan masyarakat umum.

Baca Juga:  Ali Muhtarom Jadi Tersangka Dugaan Suap Ekspor CPO. Ikatan Alumni Undar Jombang Minta Jaga Asas Praduga Tak Bersalah

Rangkaian kegiatan juga mencakup diskusi karya fotografer dan akademisi mengenai isu pangan. Kegiatan tersebut diharapkan mempertemukan fotografer, akademisi, pemerintah, pelaku industri pangan, serta masyarakat umum dalam pembahasan yang lebih luas mengenai pangan dan lingkungan.

Pelaksanaan pameran “Tanah, Pangan dan Harapan” turut mendapat dukungan dari PFI Nasional dan Pemerintah Kota Malang melalui Diskominfo.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya pameran yang tidak hanya menghadirkan karya fotografi, tetapi juga membuka ruang pertemuan antara fotografer, pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk membicarakan persoalan pangan dari berbagai perspektif.

Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat posisi fotografi sebagai medium dokumentasi sekaligus ruang dialog publik, khususnya dalam melihat persoalan tanah, pangan, lingkungan, dan kehidupan masyarakat.

Pameran Foto “Tanah, Pangan dan Harapan” terbuka bagi masyarakat umum, mahasiswa, akademisi, fotografer, pewarta foto, jurnalis, serta berbagai kalangan yang memiliki perhatian terhadap isu pangan.

Kegiatan berlangsung di Galeri Kayutangan, Kota Malang, pada 24–27 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Bertepatan dengan Hari Tani Nasional, PFI Malang menghadirkan fotografi sebagai medium untuk melihat kembali cerita di balik pangan yang hadir dalam kehidupan sehari-hari tentang tanah, proses produksi, manusia yang menghidupinya, serta tantangan yang menentukan keberlanjutan pangan di masa depan. (Aga)

SHARE NOW
TAGGED: Hari Tani Nasional, Kota Malang, Pameran Foto, PFI
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Polres Madiun Siagakan 2.500 Personel Gabungan Amankan Kegiatan Pesilat
24 September 2026
KPK Geledah Kantor BPN Jatim, Petugas Bawa Koper Berisi Barang Bukti
24 September 2026
Polda Jatim Bongkar Scam Trading Saham-Kripto Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 Miliar
24 September 2026
KPK Geledah Rumah Pejabat ATR/BPN di Nganjuk
24 September 2026
Bangkai Kapal Tidak Stabil, Penyelam Dilarang Masuk ke Bawah KM Virgo Transport 8
24 September 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Sopir Pribadi Istri Anggota DPR RI Gasak Uang Majikan Rp 25 Juta

PENDIDIKAN

UPN Veteran Jatim Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pemberdayaan Masyarakat di Brunei Darussalam

HEADLINE

Korban Meninggal Ledakan Pabrik Bata Ringan Lamongan menjadi Empat Orang

HEADLINE

Petani Madiun Resah, Tebus Pupuk Subsidi Wajib Beli Pupuk Organik‎

LAINNYA

KPK Geledah Kantor BPN Jatim, Petugas Bawa Koper Berisi Barang Bukti

24 September 2026

Polda Jatim Bongkar Scam Trading Saham-Kripto Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 Miliar

24 September 2026

KPK Geledah Rumah Pejabat ATR/BPN di Nganjuk

24 September 2026

Bangkai Kapal Tidak Stabil, Penyelam Dilarang Masuk ke Bawah KM Virgo Transport 8

24 September 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?