metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

BI YAKIN PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR 2025 CAPAI 5,5 PERSEN

Redaksi 10 Februari 2025
Share
8 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com : Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Timur, Erwin Gunawan Hutapea, mengungkapkan bahwa meskipun menghadapi tantangan global yang cukup besar, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur tetap menunjukkan angka yang solid.

Dalam pertemuan triwulanan dengan media yang digelar pada Jumat (7/2), Erwin menjelaskan bahwa meskipun kondisi perekonomian dunia masih penuh ketidakpastian, perekonomian Jawa Timur berhasil mencatatkan hasil positif. Acara yang turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan sektor keuangan, seperti perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Kementerian Keuangan ini, juga menjadi momen penting untuk membahas proyeksi ekonomi daerah ini.

Erwin menyoroti tiga aspek penting dalam presentasinya: kondisi ekonomi global, nasional, dan regional; proyeksi perekonomian Jawa Timur ke depan; serta langkah-langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di wilayah ini.

Pada triwulan IV 2024, ekonomi Jawa Timur berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,03%, yang mengalami kenaikan dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya tercatat 4,91%. Sektor-sektor utama seperti investasi, konsumsi rumah tangga, dan ekspor yang tetap kuat, menjadi motor penggerak utama kinerja positif tersebut. Terutama sektor perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi yang menyumbang signifikan pada laju pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.

Secara tahunan, ekonomi Jawa Timur tercatat tumbuh 4,93% sepanjang tahun 2024, sedikit melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 4,95%. Namun, konsumsi swasta yang dipacu oleh momentum Pemilu dan Pilkada, serta penguatan investasi berkat berbagai proyek strategis nasional (PSN), turut memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian tersebut.

Tingkat inflasi Jawa Timur pada 2024 tercatat sebesar 1,51%, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 1,57%. Bahkan, pada Januari 2025, Jawa Timur mengalami deflasi sebesar -0,54%, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi Januari dalam tiga tahun terakhir yang biasanya mencatatkan angka sekitar 0,24%.

Baca Juga:  Hampir 70% Perusahaan di Gresik Mengalami Penurunan Produksi dan Pendapatan, Apindo Tolak Kenaikan UMP 6,5%

Bank Indonesia memproyeksikan inflasi Jawa Timur pada 2025 akan mengalami sedikit kenaikan, namun tetap berada dalam kisaran target 2,5% ± 1%.

“Kami cukup yakin di (tahun) 2025, meskipun inflasi kita lebih tinggi dibandingkan (tahun) 2024 ternyata masih berada di rentang 2,5 persen plus minus 1 persen,” ujarnya.

Adapun faktor yang berpotensi mempengaruhi inflasi adalah kebijakan harga dalam negeri dan imported inflation akibat fluktuasi harga komoditas seperti emas. Meskipun demikian, stabilitas harga pangan dan kondisi cuaca yang lebih baik diharapkan dapat menjaga inflasi tetap terkendali.

Erwin menekankan bahwa untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia telah menetapkan beberapa strategi utama, antara lain:

  1. Penguatan Sektor Unggulan: Fokus pada pengembangan sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Optimalisasi industri smelter di Gresik untuk pengolahan emas dan produk kimia diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian.
  2. Pengembangan Sumber Pertumbuhan Baru: Hilirisasi industri dan pengembangan sektor pariwisata menjadi prioritas. Selain itu, penerapan ekonomi hijau dan biru akan mendukung keberlanjutan lingkungan.
  3. Peningkatan Integrasi Infrastruktur: Penyelesaian jalur lintas selatan (JLS) diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata. Pengembangan infrastruktur transportasi, termasuk percepatan jalur rel ganda dan pembangunan pelabuhan strategis, juga menjadi fokus utama.

Selain itu, Bank Indonesia mencatat adanya percepatan digitalisasi dalam sistem pembayaran, dengan transaksi QRIS di Jawa Timur pada triwulan III 2024 tercatat mencapai Rp 18,65 triliun, yang mencatatkan lonjakan hampir 200% dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, ekonomi Jawa Timur diperkirakan akan tetap kuat pada 2025, dengan proyeksi pertumbuhan berada di kisaran 4,7% hingga 5,5%.

“Kita cukup yakin bahwa (tahun) 2025 kita akan bisa berada di rentang 4,7 persen hingga 5,5 persen,” yakin Erwin.

Baca Juga:  DPD Partai NasDem Sidoarjo Gelar Sekolah Pemimpin Restorasi, Menuju Kemenangan 2029

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Timur, Erwin Gunawan Hutapea, mengungkapkan bahwa meskipun menghadapi tantangan global yang cukup besar, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur tetap menunjukkan angka yang solid.

Dalam pertemuan triwulanan dengan media yang digelar pada Jumat (7/2), Erwin menjelaskan bahwa meskipun kondisi perekonomian dunia masih penuh ketidakpastian, perekonomian Jawa Timur berhasil mencatatkan hasil positif. Acara yang turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan sektor keuangan, seperti perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Kementerian Keuangan ini, juga menjadi momen penting untuk membahas proyeksi ekonomi daerah ini.

Erwin menyoroti tiga aspek penting dalam presentasinya: kondisi ekonomi global, nasional, dan regional; proyeksi perekonomian Jawa Timur ke depan; serta langkah-langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di wilayah ini.

Pada triwulan IV 2024, ekonomi Jawa Timur berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,03%, yang mengalami kenaikan dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya tercatat 4,91%. Sektor-sektor utama seperti investasi, konsumsi rumah tangga, dan ekspor yang tetap kuat, menjadi motor penggerak utama kinerja positif tersebut. Terutama sektor perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi yang menyumbang signifikan pada laju pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.

Secara tahunan, ekonomi Jawa Timur tercatat tumbuh 4,93% sepanjang tahun 2024, sedikit melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 4,95%. Namun, konsumsi swasta yang dipacu oleh momentum Pemilu dan Pilkada, serta penguatan investasi berkat berbagai proyek strategis nasional (PSN), turut memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian tersebut.

Tingkat inflasi Jawa Timur pada 2024 tercatat sebesar 1,51%, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 1,57%. Bahkan, pada Januari 2025, Jawa Timur mengalami deflasi sebesar -0,54%, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi Januari dalam tiga tahun terakhir yang biasanya mencatatkan angka sekitar 0,24%.

Baca Juga:  Jokowi Sebut Tidak Membahas Makan Siang Gratis di Sidang Kabinet

Bank Indonesia memproyeksikan inflasi Jawa Timur pada 2025 akan mengalami sedikit kenaikan, namun tetap berada dalam kisaran target 2,5% ± 1%.

“Kami cukup yakin di (tahun) 2025, meskipun inflasi kita lebih tinggi dibandingkan (tahun) 2024 ternyata masih berada di rentang 2,5 persen plus minus 1 persen,” ujarnya.

Adapun faktor yang berpotensi mempengaruhi inflasi adalah kebijakan harga dalam negeri dan imported inflation akibat fluktuasi harga komoditas seperti emas. Meskipun demikian, stabilitas harga pangan dan kondisi cuaca yang lebih baik diharapkan dapat menjaga inflasi tetap terkendali.

Erwin menekankan bahwa untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia telah menetapkan beberapa strategi utama, antara lain:

  1. Penguatan Sektor Unggulan: Fokus pada pengembangan sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Optimalisasi industri smelter di Gresik untuk pengolahan emas dan produk kimia diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian.
  2. Pengembangan Sumber Pertumbuhan Baru: Hilirisasi industri dan pengembangan sektor pariwisata menjadi prioritas. Selain itu, penerapan ekonomi hijau dan biru akan mendukung keberlanjutan lingkungan.
  3. Peningkatan Integrasi Infrastruktur: Penyelesaian jalur lintas selatan (JLS) diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata. Pengembangan infrastruktur transportasi, termasuk percepatan jalur rel ganda dan pembangunan pelabuhan strategis, juga menjadi fokus utama.

Selain itu, Bank Indonesia mencatat adanya percepatan digitalisasi dalam sistem pembayaran, dengan transaksi QRIS di Jawa Timur pada triwulan III 2024 tercatat mencapai Rp 18,65 triliun, yang mencatatkan lonjakan hampir 200% dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, ekonomi Jawa Timur diperkirakan akan tetap kuat pada 2025, dengan proyeksi pertumbuhan berada di kisaran 4,7% hingga 5,5%.

“Kita cukup yakin bahwa (tahun) 2025 kita akan bisa berada di rentang 4,7 persen hingga 5,5 persen,” yakin Erwin.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Jombang Terekam CCTV, Korban Alami Luka Serius
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Jombang Terekam CCTV
27 Februari 2026
Video Atlet Porprov Kota Pasuruan Ekspresikan Kekecewaan soal Bonus, Viral di Media Sosial
Video Atlet Porprov Kota Pasuruan Ekspresikan Kekecewaan soal Bonus, Viral di Media Sosial
27 Februari 2026
Ditinggal Buka Toko, Motor Karyawan Waralaba di Pasuruan Hilang Terekam CCTV
Ditinggal Buka Toko, Motor Karyawan Waralaba di Pasuruan Hilang, Pelaku hanya Butuh Waktu Kurang dari 30 Detik.
27 Februari 2026
Dua Truk Bertabrakan di Jalan Raya Ngawi–Solo, Tiga Orang Terjepit
Dua Truk Bertabrakan di Jalan Raya Ngawi–Solo, Tiga Orang Terjepit
27 Februari 2026
Polres Jombang Ungkap Fakta Kematian Ibu dan Anak di Gedung Bekas Aspol
27 Februari 2026

MOST POPULAR

NASIONAL

Kecelakaan Maut di Mojokerto, RX King Vs Vario Tewaskan Dua Orang

EKONOMI

Ramadhan, Penjualan Emas Digital Mengalami Peningkatan

HEADLINE

TMMD ke-127 di Pasuruan, Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa

HEADLINE

BSI Fest Ramadan 2026 Digelar di Kota Surabaya

LAINNYA

Dirut LPDP Buka Suara soal Polemik Alumni LPDP

Dirut LPDP Buka Suara soal Polemik Alumni LPDP

26 Februari 2026
Tak Kuat Menanjak di Flyover Trosobo, Truk Kontainer Melintang dan Tutup Jalan

Tak Kuat Menanjak di Flyover Trosobo, Truk Kontainer Melintang dan Tutup Jalan

26 Februari 2026

Dua Jenazah Perempuan di Bekas Asrama Polisi Jombang Diduga Ibu dan Anak

25 Februari 2026
Serunya Berburu Takjil di Kampung Madinah Temboro Magetan

Serunya Berburu Takjil di Kampung Madinah Temboro Magetan

25 Februari 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?