Ngawi, metrotvjatim.com : Tim Satgas Saber Pangan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan dan stok pangan tetap aman hingga Lebaran, sekaligus mengantisipasi praktik penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bersama pemerintah daerah, tim Satgas Saber Pangan Polres Ngawi melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional, salah satunya Pasar Paron.
Pemantauan dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan bahan pangan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengatakan kegiatan sidak ini bertujuan memastikan seluruh bahan pokok dapat terdistribusi dengan lancar. Menurutnya, jika proses distribusi berjalan baik, maka harga komoditas dapat lebih ditekan.
Selain itu, Satgas Saber Pangan juga memastikan bahan pangan subsidi dari pemerintah dapat tepat sasaran kepada masyarakat.
Kapolres menambahkan, tim Satgas Pangan berperan untuk memastikan rantai distribusi pangan dari hulu hingga hilir tidak mengalami kendala. Jika ditemukan adanya praktik permainan harga maupun penimbunan bahan pokok, pihaknya akan melakukan penindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sementara itu, salah satu pedagang mengaku daya beli masyarakat saat ini masih tergolong sepi. Untuk beberapa komoditas pangan, harga masih cukup tinggi, seperti cabai rawit yang mencapai 95 ribu hingga 100 ribu rupiah per kilogram.
Selain cabai rawit, beberapa bahan pangan lain seperti sayuran, daging ayam, dan telur juga cenderung mengalami kenaikan harga.
Hingga saat ini, harga sejumlah komoditas pangan masih tergolong tinggi, sehingga diperlukan perhatian dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

