Blitar, metrotvjatim.com : Satuan Lalu Lintas Polres Blitar Kota menghadirkan nuansa budaya Jawa dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026. Dua tokoh pewayangan legendaris, Gatot Kaca dan Werkudoro, diturunkan ke jalan untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Aksi tersebut berlangsung di Perempatan Lovi, Kota Blitar. Kehadiran tokoh pewayangan ini menarik perhatian para pengguna jalan sekaligus menjadi media edukasi yang unik, humanis, dan mudah diterima oleh masyarakat.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, mengatakan penggunaan tokoh pewayangan dipilih agar pesan keselamatan berlalu lintas dapat disampaikan secara lebih membumi. Menurutnya, pendekatan budaya dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Gatot Kaca yang dikenal dalam pewayangan sebagai sosok berotot kawat tulang besi dihadirkan untuk menyampaikan pesan bahwa sekuat apa pun seseorang, jika tidak menggunakan helm atau melanggar aturan lalu lintas, tetap berisiko mengalami kecelakaan.
Sementara itu, tokoh Werkudoro dipilih karena memiliki karakter jujur, tegas, setia, dan berani, serta menjadi simbol pelindung kebenaran. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menginspirasi masyarakat agar lebih disiplin dan patuh dalam berlalu lintas.
Selain memberikan edukasi secara langsung, petugas Satlantas Polres Blitar Kota juga membagikan helm dan cokelat kepada pengguna jalan sebagai bentuk apresiasi sekaligus kampanye keselamatan.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 dilaksanakan mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

