Gresik, metrotvjatim.com – Enam lokasi diduga menjadi sasaran komplotan aksi pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Polisi kini berhasil membongkar jejak dua residivis yang diduga berada di balik aksi meresahkan tersebut.
Kedua pelaku yang berhasil ditangkap berinisial S dan MP, warga kota Surabaya. Keduanya diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik di Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik, pada Jumat, 25 September 2026 lalu.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution mengungkapkan, kasus ini bermula dari laporan hilangnya Honda Beat milik seorang warga yang diparkir di depan Indomaret Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.
Korban hanya berada di dalam minimarket sekitar 20 menit. Namun, saat kembali, motornya sudah tidak ada. Rekaman CCTV kemudian menjadi petunjuk awal polisi untuk mengejar pelaku.
“Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menemukan keberadaan kedua terduga pelaku. Keduanya diamankan sekitar pukul sekitar dua jam setelah pencurian terjadi. Dalam penangkapan tersebut, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur setelah kedua pelaku melakukan perlawanan,” ujar Ramadhan.
Dari hasil penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi. Mulai dari delapan mata kunci, kunci L, magnet, hingga tiga kunci motor yang diduga palsu. Motor milik korban juga berhasil diamankan.
Kedua pelaku, menurut Kapolres Gresik merupakan residivis yang kembali melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, polisi menemukan dugaan keterlibatan keduanya dalam enam lokasi pencurian berbeda di sejumlah wilayah di Gresik.
“Lokasi tersebut antara lain Indomaret Randuagung, Indomaret depan Kecamatan Kebomas, Toko Bahagia Jalan Sunan Giri, Indomaret Jalan Jawa GKB, Toko Elektronik Pangsud dan Toko Roti GKB,” jelas Ramadhan.
Jenis kendaraan yang dilaporkan hilang di lokasi-lokasi tersebut di antaranya Honda Beat, Honda Scoopy dan Honda Vario. Polisi masih memverifikasi seluruh laporan untuk memastikan keterlibatan kedua pelaku.
Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain serta keterlibatan pelaku lainnya. Sementara itu, sepeda motor hasil pengungkapan yang berhasil diamankan polisi langsung dikembalikan kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya, atau gratis. (Aga)

