Lamongan, metrotvjatim.com : Menindaklanjuti maraknya kasus kekerasan anak di sejumlah daerah, Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lembaga penitipan anak atau daycare.
Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), sidak dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan serta kualitas pengasuhan di seluruh daycare. Salah satu lokasi yang disasar berada di Jalan Ahmad Dahlan.
Kepala DP3AKB Lamongan, Aini Mas’idha, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan melalui skema pembinaan dan pengawasan (binwas) terintegrasi. Program ini melibatkan lintas sektor, mulai dari dinas pendidikan, dinas sosial, hingga perangkat kecamatan.
Fokus utama pengawasan diarahkan pada daycare baru, dengan penekanan pada aspek manajerial, kualitas sumber daya manusia, serta penerapan pola pengasuhan sesuai standar perlindungan anak.
Pemerintah daerah menegaskan akan memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin operasional jika ditemukan pelanggaran serius, terutama terkait tindak kekerasan terhadap anak.
Sementara itu, para pengelola daycare menyambut baik langkah ini. Mereka menilai pengawasan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, di tengah kekhawatiran orang tua akibat maraknya kasus serupa di berbagai daerah.
Melalui sidak dan binwas terintegrasi ini, Pemkab Lamongan berharap dapat menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

