metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Perajin Batik Berharap Pemkab Sidoarjo Beri Dukungan Nyata Lewat Kebijakan

metrotv 2 Oktober 2026
Share
3 Min Read

Sidoarjo, Metrotvjatim.com- Perajin batik di Kabupaten Sidoarjo berharap pemerintah kabupaten setempat memberikan dukungan nyata melalui kebijakan dan aturan yang kuat untuk menjaga keberlangsungan industri batik lokal. Dukungan regulasi dinilai vital untuk memastikan kepastian pasar sekaligus melindungi ekonomi ratusan perajin dan pekerja.

​Perajin batik Sidoarjo, Nurul Huda,65, mengatakan, keberlangsungan pasar batik daerah saat ini sangat bergantung pada kebijakan penggunaan busana lokal di lingkungan instansi pemerintahan, dinas, hingga aparatur sipil negara (ASN).

​”Kalau ada kebijakan atau surat edaran yang kuat untuk memakai batik Sidoarjo, permintaan meningkat. Tapi kalau penegasannya longgar, masyarakat bisa kembali memakai batik dari luar Sidoarjo,” tegas Nurul Huda saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/10).

Baca Juga:  Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp113.750/Kg, Telur Ayam Rp29.400/Kg

​Nurul menilai, tanpa intervensi kebijakan yang tegas dari pemda, potensi ekonomi daerah berisiko tersedot ke luar Sidoarjo. Padahal, satu perajin batik mampu menyerap lebih dari 100 tenaga kerja yang didominasi oleh kelompok perempuan atau ibu rumah tangga, dengan penghasilan harian berkisar Rp125.000 hingga Rp200.000.

​Selain menerbitkan aturan penggunaan batik, Nurul juga meminta pemerintah daerah aktif memberikan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat umum. Edukasi dinilai penting untuk memperjelas perbedaan antara batik tulis/cap bernilai seni tinggi dengan kain bermotif cetak (printing), sehingga konsumen dapat menghargai proses kreativitas perajin lokal.

Baca Juga:  Harga Plastik dan Kedelai Naik, Perajin Tahu di Jombang Kelimpungan

​Meski mengharapkan dukungan pemda, Nurul mengimbau agar pemerintah daerah berhati-hati jika ingin menerapkan aturan batik lokal sebagai seragam sekolah secara menyeluruh. Ia mengingatkan agar kebijakan tidak membentur kemampuan ekonomi orang tua murid mengingat harga batik tulis yang relatif tinggi.

​”Kalau untuk siswa, jangan sampai kebijakan justru memberatkan orang tua. Batik Sidoarjo tetap bisa dikenalkan melalui kegiatan tertentu, misalnya Hari Batik atau acara budaya,” tambahnya.

​Ia berharap Pemda Sidoarjo tidak merumuskan aturan secara sepihak, melainkan turut melibatkan paguyuban perajin dalam penyusunan kebijakan sektor usaha mikro tersebut.

Baca Juga:  Rabu Sore, Rupiah Ditutup Naik 0,07% ke Level Rp17.887/USD

​”Yang kami harapkan pemerintah membantu menjaga pasar, memberikan edukasi kepada masyarakat, dan melibatkan perajin dalam setiap kebijakan. Karena yang dipertaruhkan bukan hanya budaya, tetapi juga ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Batik tulis kerajinan Huda memang relatif mahal dengan harga bervariasi. Mulai terendah Rp200.000 hingga Rp5 juta per lembar. Khusus harga termahal berbahan kain sutera.

Corak batik Sidoarjo ciri khasnya adalah ada bandeng dan udang yang merupakan ikon dari kabupaten setempat. Namun untuk batik yang premium harga jutaan, coraknya tergantung dari permintaan atau pesanan konsumen. (HS)

SHARE NOW
TAGGED: Batik, Pemkab Sidoarjo
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Yang Digelar Oleh Pemkot Surabaya.
7 Oktober 2026
Wanita Gresik Diduga Diperas DC Pinjol, Diancam Sebar Foto Porno Hasil Editan
7 Oktober 2026
Tim Tabur Kejari Surabaya Tangkap Terpidana Kasus Fidusia di Gorontalo
7 Oktober 2026
Rabu Sore, Rupiah Ditutup Naik 0,07% ke Level Rp17.887/USD
7 Oktober 2026
Mantan Pengurus Perbakin Surabaya Divonis 2 Tahun, Terbukti Cabuli Atlet Dibawah Umur
7 Oktober 2026

MOST POPULAR

EKONOMI

Kopi Nusantara Ukopia Buka Ruang Belajar, Kembangkan Potensi Anak Muda

HEADLINE

Santri Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pasuruan Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim

HEADLINE

DLH Jombang Pastikan Izin PT JPN untuk Gudang, Bukan Produksi

HEADLINE

Rekam Jejak Irjen Dekananto Kapolda Jatim yang Baru

LAINNYA

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Yang Digelar Oleh Pemkot Surabaya.

7 Oktober 2026

Rabu Sore, Rupiah Ditutup Naik 0,07% ke Level Rp17.887/USD

7 Oktober 2026

Cadangan Devisa RI Turun Tipis jadi USD146,3 Miliar hingga September 2026

7 Oktober 2026

Kopi Nusantara Ukopia Buka Ruang Belajar, Kembangkan Potensi Anak Muda

1 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?