Penulis : Sholihul Huda
Lamongan, metrotvjatim.com : Tim SAR gabungan menemukan seorang remaja tenggelam di Bendungan Gerak, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada Rabu, 04 Februari 2026.
Operasi dimulai setelah Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim dari Unit Siaga SAR Bojonegoro. Tim Rescue tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB untuk koordinasi dan assessment lokasi kejadian kecelakaan (LKK), kemudian pukul 07.30 WIB pencarian dilakukan dengan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 (Satpolairud Lamongan, BPBD Kabupaten Lamongan, BPBD Provinsi Jawa Timur) melakukan penyisiran dan manuver perahu karet di sekitar bendungan. SRU 2 (Basarnas dan SAR MTA Bojonegoro) menyisir aliran sungai dari LKK hingga Bengawan Siwuran dengan radius sekitar 5 km. SRU 3 melakukan pemantauan dari darat di area Jembatan Bendungan Gerak.
Setelah pencarian intensif, korban diketahui bernama M. Nabil Albaihaki (15), warga Desa Kendal, ditemukan sekitar pukul 17.45 WIB di bawah Bendungan Gerak, sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P. H., menyatakan Korban telah ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.
“Kegiatan pencarian dilakukan sebagai respons atas laporan kejadian tenggelam dengan tujuan menemukan korban dan menyerahkannya kepada keluarga serta menutup operasi setelah tugas selesai,” ujar Sigit.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur pelaksana melakukan debriefing sebelum kembali ke kesatuan masing-masing.
Operasi melibatkan kerja sama banyak pihak, antara lain Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kabupaten Lamongan, BPBD Provinsi Jawa Timur, Satpolairud Lamongan, Koramil Sekaran, Polsek Sekaran, PMI Kabupaten Lamongan, SAR MTA Bojonegoro, aparat Desa Kendal, Jasa Tirta Bendungan Gerak Babat, serta masyarakat setempat.
Nanang juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama di bendungan dan sungai.
“Dengan curah hujan yang tinggi, debit air akan naik dan arus akan deras, jadi harap tingkatkan kewaspadaan di sekitar perairan,” pungkasnya.

