metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Menjelang Puasa, Harga Cabai dan Bawang Putih di Pasar Sidoharjo Lamongan Merangkak Naik

metrotv 3 Februari 2026
Share
2 Min Read
Harga Cabai dan Bawang Putih di Pasar Sidoharjo Lamongan Merangkak Naik
Pasar Sidoharjo Lamongan

Lamongan, metrotvjatim.com : Pedagang dan pembeli di Pasar Tradisional Sidoharjo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mencatat kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, termasuk cabai kecil dan bawang putih dalam sepekan terakhir menjelang bulan puasa.

Kenaikan harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Sidoharjo terlihat cukup signifikan pada komoditas bumbu dapur. Data dari pedagang menunjukkan harga cabai kecil meningkat dari Rp50.000 menjadi Rp70.000 per kilogram, sementara bawang putih naik dari Rp30.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.

Harga Cabai dan Bawang Putih di Pasar Sidoharjo Lamongan Merangkak Naik
Beberapa harga komoditas bumbu dapur mulai naik

Salah satu pedagang, Sutri, mengatakan bahwa sejak hampir sepekan terakhir harga-harga mulai merangkak naik. Menurutnya, kenaikan ini dipicu dua faktor utama, meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa dan berkurangnya pasokan dari petani akibat gagal panen yang diakibatkan cuaca buruk.

Baca Juga:  Oknum Kades Otak Pelaku Pembakaran 2 Mobil Caleg di Cianjur

“ya mulai naik harga bahan pokok, disebabkan cuaca buruk dan menjelang hari puasa,” ujar Sutri, 03 Februari 2026.

Kondisi pasokan dari petani yang menurun disebut berdampak langsung pada ketersediaan komoditas di pasar tradisional, sehingga mendorong kenaikan harga. Pelaku pasar dan konsumen di daerah merasakan tekanan pada daya beli karena komoditas bumbu menjadi lebih mahal.

“karena mahal, pembeli mengurangi pembelian, yang asalnya 1kg hanya beli setengahnya,” pungkas Sutri.

Penjual dan pembeli berharap, pemerintah untuk mengambil langkah-langkah menurunkan harga, agar harga bisa stabil dan pasokan juga lancar.

SHARE NOW
TAGGED: bumbudapur, harga naik, lamongan
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Basarnas Temukan Dua Jasad di Badan Kapal Virgo Transport 8
21 September 2026
Daftar Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Rp95.500/Kg
21 September 2026
Menkeu Minta Penguatan Bea Cukai dan DJP untuk Optimalkan Penerimaan
21 September 2026
Sebanyak 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan Parade IAWP 2026 di Bali
21 September 2026
Waspada Influenza A dan B, Rumkitalmar Gelar Pengobatan Gratis
20 September 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

HEADLINE

Karhutla Gunung Kawi/Butak: Titik Api Meluas hingga Pos 2 Sirah Kencong Blitar

HEADLINE

Reyner Korban Korban Kapal Virgo 8 Dimakamkan, sang Kakak Masih dalam Pencarian

HEADLINE

Hari ke-8 Pencarian 5 Jurnalis: Operasi Diperluas di Perairan Sekitar Anak Krakatau

LAINNYA

Basarnas Temukan Dua Jasad di Badan Kapal Virgo Transport 8

21 September 2026

Daftar Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Rp95.500/Kg

21 September 2026

Menkeu Minta Penguatan Bea Cukai dan DJP untuk Optimalkan Penerimaan

21 September 2026

Waspada Influenza A dan B, Rumkitalmar Gelar Pengobatan Gratis

20 September 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?