Malang: Hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Rabu dini hari, 4 November 2026, memicu bencana tanah longsor di Desa Gadungsari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tebing setinggi belasan meter ambrol hingga menutupi badan Jalan Raya Tlogosari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan material material longsor sempat menutup total akses jalur utama melintasi desa tersebut. Selain menutupi badan jalan, runtuhan tanah juga menghantam area dapur dan kamar mandi milik salah satu warga di lokasi kejadian.
“Hujan di wilayah Kecamatan Tirtoyudo mulai dini hari menjadi pemicu terjadinya longsor,” kata Sadono Irawan melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 5 November 2026.
Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Malang langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat serta mengoordinasikan pembersihan material. Penanganan darurat dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan dinas Bina Marga, perangkat desa, serta swadaya masyarakat sekitar.
Pembersihan material tanah berjalan efektif berkat pengerahan alat berat ekskavator serta truk tangki air untuk menyemprot sisa lumpur di permukaan aspal. Beruntung tidak ada korban dalam jiwa kejadian ini, sementara kerugian total materiil masih dalam tahap pendataan petugas.
“Jalan Raya Tlogosari Desa Gadungsari sudah bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4,” jelas Sadono terkait kondisi terkini di lokasi bencana.
Arus lalu lintas di kawasan Jalan Raya Tlogosari kini sudah kembali normal dan dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski akses jalan telah terbuka, warga dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada saat melintasi jalur rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem melanda kawasan Malang Selatan.

