Situbondo, metrotvjatim.com : Jembatan di Desa Kembangsari, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo, Jawa Timur, hanyut diterjang banjir sejak Jumat malam dan hingga kini belum diperbaiki.
Akibatnya, akses ratusan warga terganggu. Aktivitas perekonomian tersendat, sementara proses belajar mengajar terpaksa diliburkan. Warga bahkan harus nekat menyeberangi arus sungai demi beraktivitas.
Sebanyak 450 kepala keluarga di Dusun Tampelan terdampak, karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung.
Menyebrang sungai, termasuk dengan kendaraan roda dua, terpaksa dilakukan. Barang bawaan warga harus dipanggul menuju seberang sungai.
Dalam setahun, jembatan bambu yang dibangun secara swadaya ini dilaporkan hanyut dua hingga tiga kali saat banjir berintensitas tinggi.
Warga berharap adanya pembangunan jembatan permanen yang lebih aman dan tahan banjir, mengingat kondisi ini tak hanya mengganggu pendidikan, tetapi juga penjualan hasil pertanian.

