Lamongan, metrotvjatim.com : Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keduyung di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mewujudkan ketahanan pangan lokal dengan menggandeng BUMDes setempat untuk menyuplai telur ayam.
Langkah ini diambil guna memperpendek rantai distribusi sekaligus memberdayakan ekonomi desa, sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.
Sinergi tersebut dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Keduyung bersama BUMDes Keduyung, Kecamatan Laren, Lamongan.
Unit usaha ayam petelur milik BUMDes Keduyung kini mulai memasuki tahap produksi. Dari 300 ekor ayam, usaha ini telah menghasilkan sekitar 100 butir telur per hari, atau sekitar 40 persen dari kapasitas maksimal.
Pihak BUMDes optimistis produksi akan terus meningkat hingga mencapai 300 butir telur per hari pada akhir Ramadan mendatang. Kerja sama ini dinilai efisien karena mampu memangkas biaya transportasi dan distribusi secara signifikan.
Kepala SPPG Keduyung, Andre Febrian, menyatakan bahwa penyerapan produk lokal merupakan bagian dari petunjuk teknis pengadaan bahan pangan. Selain menjamin kesegaran bahan, kedekatan lokasi juga memudahkan koordinasi apabila terjadi kekurangan stok.
Meski memasuki bulan puasa, SPPG Keduyung tetap berkomitmen menjaga kualitas gizi penerima manfaat dengan menyediakan paket menu kering berupa susu, roti, dan telur rebus, sesuai rekomendasi ahli gizi.
Kolaborasi antara SPPG dan BUMDes ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa lain dalam menciptakan siklus ekonomi mandiri di tingkat desa, sekaligus mendukung keberlanjutan program pemenuhan gizi masyarakat.

