Kediri, metrotvjatim.com : Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial untuk warga Kediri, di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras, Kab. Kediri, yang diharapkan bisa membantu para penerima bantuan ini untuk mencukupi kebutuhannya.
Bantuan yang disalurkan dalam “Sapa Bansos” yang ketujuh pada 2026 ini mencakup bantuan sosial diantaranya untuk kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas berat, bantuan untuk lansia kurang mampu melalui PKH Plus.
Selain itu juga ada bantuan program KIP Jawara untuk pengentasan kemiskinan ekstrem serta zakat produktif yang sifatnya sebagai bantalan ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah ingin program-program ini menjadi bagian komplementaritas dari upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah pusat.
“Masing-masing kabupaten/kota tentunya juga sudah memiliki program bagaimana menurunkan kemiskinan, bagaimana kemiskinan ekstrem sehingga bisa benar-benar zero, serta bagaimana penguatan ekonomi melalui UKM dibangun, disinergikan, dan dikembangkan bersama,” ungkapnya.
“Maka program dari Pemerintah Provinsi ini sifatnya adalah komplementaritas dari program serupa atau yang memiliki keserupaan, baik dari pusat maupun dari kabupaten kota,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani mengatakan, lebih dari 600 orang yang menerima bantuan yang disalurkan di Kabupaten Kediri ini. Meliputi bantuan asistensi sosial penyandang disabilitas (ASPD), bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus), bantuan kewirausahaan inklusif dan produktif (KIP) Putri Jawara, bantuan kemiskinan ekstrem dan beberapa bantuan lainnya, dengan nilai total bantuan yang diberikan lebih dari Rp15 miliar.

