Lamongan, metrotvjatim.com : Seorang bocah berusia 9 tahun dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, di Kabupaten Lamongan. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu pagi.
Suasana haru menyelimuti proses evakuasi jasad korban berinisial AF, warga Desa Laren, Kecamatan Laren. Isak tangis keluarga pecah saat jasad korban ditemukan mengambang sekitar 50 meter dari titik awal kejadian.
Korban yang masih duduk di bangku kelas dua madrasah ibtidaiyah ini ditemukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolair Polres Lamongan, BPBD, serta warga setempat, sekitar pukul 10.45 WIB.
Peristiwa nahas ini bermula pada Jumat sore, saat korban berpamitan kepada ibunya untuk bermain sepak bola di lapangan desa. Usai bermain, korban bersama teman-temannya diduga pergi ke tepi sungai untuk mandi.
Diduga karena tidak mahir berenang serta kondisi arus sungai yang deras dan dalam, korban terseret arus dan tenggelam. Pencarian sempat dilakukan oleh pihak kepolisian setelah menerima laporan warga, namun dihentikan sementara karena kondisi gelap dan minimnya jarak pandang.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada Sabtu pagi hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan identifikasi oleh petugas medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

