metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
INOVASI

Dulu Hanya untuk Sayur Bening dan Pakan Kambing, Daun Kelor menjadi Produk Herbal Menjanjikan

Rudi Pardosi 19 September 2026
Share
3 Min Read
Kepala Divisi Prokom SKK Migas Heru Setyadi mencicipi Wedang Celup Daun Kelor bersama Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan. Foto: Heri

Sidoarjo, Metrotvjatim.com- Berawal dari tanaman yang kerap dipandang sebelah mata dan hanya dijadikan sayur bening atau pakan ternak, daun kelor (Moringa oleifera) kini menjelma menjadi produk olahan herbal bernilai ekonomi tinggi. Potensi besar inilah yang berhasil dimanfaatkan oleh Anita Wahyu Deviani,41, seorang pengusaha UMKM sekaligus guru IPAS di SMKN Kasiman asal Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

​Melalui lini bisnis bernama Herbasina Nutrindo yang dirintis sejak masa pandemi COVID-19, Anita mematahkan anggapan lama masyarakat terkait pemanfaatan daun kelor.

​”Daun kelor oleh masyarakat biasanya hanya digunakan untuk sayur bening dan pakan kambing, padahal bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi,” kata Anita saat memamerkan produk unggulannya di booth UMKM Binaan SKK Migas dan KKKS Jabanusa di Hotel Tentrem, Yogyakarta, pada Kamis (17/9).

Baca Juga:  Pecinta Musik Rock Rayakan Satu Dekade, Perkuat Solidaritas Musik Rock di Bojonegoro

​Mengawali usaha dari teh celup kelor, Anita melakukan diversifikasi produk menjadi beragam varian inovatif seperti kapsul kelor, cokelat kelor (MoriChoco), minyak kelor, mie goreng kelor, es krim kelor, hingga sempol kelor. Inovasi olahan ini sekaligus menjadi solusi bagi para orang tua.

​”Produk-produk yang kami buat bisa membantu orang tua yang anaknya sulit makan sayuran, karena di dalam mie, cokelat, es krim, hingga sempol sudah terkandung kebaikan daun kelor,” jelas Anita.

​Nilai gizi tinggi kelor—yang telah diakui World Health Organization (WHO) sebagai superfood dan miracle tree—dioptimalkan Anita berbekal latar belakang akademisnya di bidang IPA. Tanaman ini terbukti berkhasiat menangkal radikal bebas, menurunkan gula darah, mengurangi peradangan, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan imunitas. Konsumsi daun kelor secukupnya juga membantu persiapan produksi air susu ibu (ASI) setelah melahirkan. Lantaran pohon ajaib ini kaya akan zat besi, kalsium, dan vitamin yang baik untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan janin.

Baca Juga:  Tren Rambut "Curtain Bangs Korea" Dibanjiri Pelanggan Jelang Tahun Baru

Khasiat tersebut diakui langsung oleh Kepala Divisi Prokom SKK Migas Heru Setyadi saat mencicipi Wedang Celup Daun Kelor di pameran bersama Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan. Sejumlah pengunjung lainnya termasuk para jurnalis juga mencicipi minuman herbal ini. Rata-rata mengaku rasanya lebih ringan dibandingkan minuman teh.

​”Rasanya enak, khasiatnya katanya bisa bikin awet muda,” kelakar Heru Setyadi di sela peninjauan booth.

​Usaha yang mendapat dukungan penuh dari Pertamina EP Cepu Zona 12 ini tidak hanya mengubah nasib komoditas lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja. Anita memberdayakan lima tenaga kerja di rumahnya, di mana tiga di antaranya merupakan siswanya sendiri. Mereka membantu bekerja sepulang dari sekolah.

Baca Juga:  Gatot Kaca Turun Jalan, di Operasi Keselamatan Semeru

​Kini, bisnis olahan kelor tersebut kian melesat. Didukung pembinaan komprehensif Pertamina—mulai dari digital marketing, perbaikan kemasan, hingga pelatihan mutu—Herbasina Nutrindo berhasil lolos UMKM Academy 2025, terpilih di ajang SMEEXPO, dan bersiap tampil di pameran internasional Trade Expo Indonesia (TEI) pada 14–18 Oktober 2026 mendatang untuk menembus pasar global.

Produk herbal daun kelor ini juga pernah dipamerkan di luar negeri. Anita pernah diajak pameran ke Jerman dan Dubai, Uni Emirat Arab. (Heri)

SHARE NOW
TAGGED: Daun Kelor, Herbasina Nutrindo, SKK Migas, Tanaman Herbal
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Kapolda Jatim Kukuhkan Dai Polri dan Dai Kamtibmas, Perkuat Kondusivitas Wilayah
5 November 2026
Polres Ngawi Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi
5 November 2026
Dari Sepeda Angin ke Gudang Grosir, Jalan Panjang Samsul Arif Berjuang untuk Keluarga
5 November 2026
Bareskrim akan Hentikan Laporan Terhadap Bupati Sidoarjo, Unsur Pasal Tidak Terpenuhi
5 November 2026
BULOG dan Bapanas Perkuat Peternak Mikro, Sinergikan Penyaluran Jagung SPHP dan Pembelian Telur
5 November 2026

MOST POPULAR

HUKUM

Diduga Libatkan Mafia Tanah, Direktur PT BS Dilaporkan ke Polda Jatim

Informa

PS Namoy dan Hardcore Punk Galang Donasi untuk Anak Kanker

HUKUM

Polres Malang Mediasi Kasus Bullying Anak di Gondanglegi

PENDIDIKAN

Polres Malang Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Cegah Bullying hingga Tawuran Pelajar

LAINNYA

Pemkot Surabaya Gandeng ITS Kembangkan Teknologi Pertanian Bibit Cabai

2 November 2026

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

1 November 2026

Kisah Titik dan Kerupuk Samiler yang Kini Dikenal se-Jawa Timur

30 Oktober 2026

Mahameru Quick Respon Libatkan Lintas Instansi, Mitigasi Titik Rawan Kecelakaan Lebih Cepat

21 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?