metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Kisah Titik dan Kerupuk Samiler yang Kini Dikenal se-Jawa Timur

Rudi Pardosi 30 Oktober 2026
Share
3 Min Read

Jombang, Metrotvjatim.com – Ada cerita indah dari Kayangan, sebuah desa di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Di sana, seorang perempuan yang tak ingin warisan orang tuanya hilang terus berjuang mewujudkan mimpinya.

Dia adalah Titik Martianah. Sekitar 2011, ia memulai langkah kecil dengan membuat kerupuk samiler, camilan tradisional berbahan dasar singkong. Makanan itu sama persis seperti yang dulu dirintis ayah dan ibunya.

Dengan peralatan terbatas, kemampuan produksinya pun belum besar. Setiap hari, Titik hanya sanggup mengolah sekitar 10 kilogram singkong. Ia mengupas, mencuci, menggiling, membumbui, mengukus, membentuk, lalu menjemurnya di bawah terik matahari. Sabar dan telaten menjadi temannya sehari-hari. Hasilnya dijual di sekitar rumah, dan perlahan namun pasti namanya mulai dikenal.

Baca Juga:  Sambut Hari Kartini, Samsat Jombang Kompak Kenakan Busana Jawa

Namun Titik bermimpi lebih jauh. Ia ingin kerupuk samiler buatan tangannya dinikmati lebih banyak orang. Pada 2018, keberanian itu ia wujudkan dengan mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Diwek senilai Rp25 juta. Uang itu ia pakai membeli mesin penggiling agar pekerjaan lebih ringan dan hasil lebih banyak.

Perubahannya terasa nyata. Dari semula 10 kilogram per hari, kini ia mampu mengolah 50 hingga 60 kilogram. Tak butuh waktu lama, sekitar setahun, pinjaman pertama itu lunas.

Titik tersenyum lega. Ia membuktikan usahanya mampu berdiri tegak.

Baca Juga:  Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Prof Niam Wejangi Santri Lewat Filosofi Sepak Bola

Kepercayaan itu ia bangun perlahan. Pada 2020, dengan dukungan KUR BRI senilai Rp160 juta, Titik membangun gedung produksi yang lebih luas di belakang rumahnya. Kini ada ruang yang memadai untuk bekerja, dan puluhan tetangga mendapat kesempatan bekerja bersamanya. Kapasitas produksi pun melonjak hingga 200 kilogram singkong per hari.

Kerupuk samiler bermerek Luliza itu kini tak lagi hanya beredar di sekitar Diwek. Produknya menembus pasar Blitar, Sidoarjo, Tuban, Pasuruan, hingga Surabaya. Dua varian andalannya, original dan pedas, paling banyak dicari pembeli.

Titik tak berhenti bermimpi. Pada 2024, ia kembali mengajukan KUR BRI senilai Rp110 juta untuk membeli mobil pikap. Tujuannya sederhana, mengambil singkong langsung dari petani di desa-desa tanpa perantara. Pastinya, harga bahan baku akan lebih hemat dan petani turut diuntungkan.

Baca Juga:  Harga Sembako di Pasar Tradisional Rangkasbitung Naik Signifikan

“Alhamdulillah, usaha saya bisa sampai di titik ini berkat dukungan dari BRI. Prosesnya mudah, cepat, dan bunganya terjangkau. Selama ini saya belum pernah mencari ke tempat lain,” ungkap Titik dengan mata berbinar penuh syukur.

Dari dapur rumah sederhana, dari 10 kilogram singkong per hari, Titik Martianah kini telah melangkah jauh. Kisahnya mengingatkan kita bahwa mimpi yang digarap dengan ketulusan, ditopang dukungan yang tepat, dan dijalani dengan kejujuran bisa membawa seseorang sejauh itu. (Amir)

SHARE NOW
TAGGED: Jombang, Kerupuk Samiler, umkm
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Diduga Libatkan Mafia Tanah, Direktur PT BS Dilaporkan ke Polda Jatim
30 Oktober 2026
Polres Malang Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Cegah Bullying hingga Tawuran Pelajar
30 Oktober 2026
BULOG Kediri Tertibkan Penyaluran dan Perketat Pengawasan Beras SPHP
30 Oktober 2026
Polda Jatim Salurkan 600 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojol
30 Oktober 2026
DPR: UU Perampasan Aset Bisa Rampas Harta Kasus Investasi Bodong
30 Oktober 2026

MOST POPULAR

HUKUM

Tembak Mati Dua Landak Jawa, Pemburu Liar di Malang Ditangkap

HUKUM

Polres Malang Ungkap 273 Kasus Jerat Ratusan Pelaku Kejahatan Selama Operasi Sikat Semeru

HUKUM

Operasi Patuh Semeru Hari ke-3, Polres Malang Tindak 441 Pengendara

HUKUM

Operasi Patuh Semeru, Polres Malang Ajak Ojol Sebarkan Pesan Keselamatan

LAINNYA

Rupiah Jumat Pagi Menguat ke Rp18.115 per USD

30 Oktober 2026

Naik ke Rp18.137/USD Kamis Pagi, Rupiah Diprediksi Kembali Melemah

29 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Ekspor Batu Bara, Sawit, dan Ferroalloy Melalui DSI

27 Oktober 2026

Bitcoin Turun 1,25% ke USD80 Ribu

25 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?