metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
Informa

Karhutla Meluas, 18.065 Titik Panas Terdeteksi dalam Sehari

metrotv 30 Agustus 2026
Share
4 Min Read

Jakarta, Metrotvjatim.com- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia semakin meluas. Sebanyak 18.065 titik panas terdeteksi secara nasional pada 28 Agustus 2026, meningkat dari 14.078 titik pada sehari sebelumnya.

Sebagian besar titik besar musim panas berkumpul di sejumlah wilayah Kalimantan. Kondisi ini juga diperkirakan masih berlangsung seiring musim kemarau yang diprediksi bertahan hingga pertengahan atau akhir Oktober 2026.

Titik Panas Meningkat di Kalimantan

Sejumlah provinsi di Kalimantan mengalami peningkatan titik panas.

Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah dengan kenaikan tertinggi, dari 5.041 menjadi 7.703 titik.

Kenaikan juga terjadi di Kalimantan Barat dari 2.165 menjadi 3.384 titik dan Kalimantan Selatan dari 899 menjadi 1.354 titik.

Sebaliknya, sejumlah wilayah di Sumatra justru mencatat penurunan titik panas, seperti Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi.

Namun, Karhutla juga terdeteksi di sejumlah wilayah lain, termasuk Sulawesi Tengah, Papua Barat, hingga kawasan Bromo, Jawa Timur.

Baca Juga:  Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru-Paru dan Jalani Operasi

Dampak asap juga mulai terlihat dari penurunan jarak pandang. Kondisi tersebut dicatat di beberapa kota, di antaranya:

Banjarmasin: jarak pandang sekitar 0,5 kilometer.

Pontianak: sekitar 0,8 kilometer.

Jambi: sekitar 0,8 kilometer.

Palangkaraya: sekitar 3 kilometer.

Pekanbaru: sekitar 2,5 kilometer.

BMKG memperkirakan musim kemarau 2026 masih berlangsung hingga pertengahan atau akhir Oktober. Kondisi ini berkaitan dengan fenomena El Nino yang sedang berlangsung dengan intensitas yang kuat.

Pemerintah Kerahkan Ribuan Personel

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menangani sekaligus mencegah meluasnya Karhutla. Upaya tersebut meliputi:

*Enam provinsi telah ditetapkan dalam status siaga.

*Kepala daerah dilarang membuka lahan dengan cara dibakar.

Pemerintah mendorong revisi peraturan daerah yang masih memberikan ruang terhadap pembakaran lahan.

Aparat kepolisian, kejaksaan, dan unsur intelijen dilibatkan untuk menyelidiki dugaan pembakaran yang dilakukan secara sengaja, termasuk oleh korporasi.

Baca Juga:  Kembali Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Gunung Marapi tak Teramati

BNPB memiliki dana siap pakai sebesar Rp5 triliun yang dapat ditambah sesuai kebutuhan penanganan bencana.

Di lapangan, sebanyak 12.880 personel gabungan dikerahkan di tiga provinsi prioritas Kalimantan, dengan rincian:

*Kalimantan Barat: 1.410 personel.

*Kalimantan Tengah: 10.700 personel.

*Kalimantan Selatan: 770 personel.

Penanganan juga dilakukan melalui operasi udara. Satgas telah menurunkan sekitar 3,5 juta liter udara dan melakukan penyemaian 6.200 kilogram bahan semai.

Pemerintah juga mendorong perubahan pola penanganan dari responsif menjadi preventif.

Langkah-langkah yang disiapkan antara lain pembangunan Sumur Bor, penyediaan embung, optimalisasi sistem deteksi dini titik panas, serta peningkatan kesiapan masyarakat desa di wilayah rawan Karhutla.

5,4 Juta Warga Terdampak Asap

Dampak Karhutla juga dirasakan pada sektor kesehatan dan pendidikan. Sekitar 5,4 juta warga di tujuh provinsi tercatat terdampak langsung Asap Karhutla.

Baca Juga:  Rasa Hangat Dan Rindu, Warga Binaan Lapas Tulungagung Buka Puasa Bersama Keluarga

Untuk mengantisipasi pasien, Kementerian Kesehatan menyiagakan:

360 rumah sakit rujukan.

1.691 puskesmas.

18.457 dokter umum untuk mendukung pelayanan kesehatan.

Sejumlah wilayah juga menyediakan rumah oksigen gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Sementara di sektor pendidikan, lebih dari 570.000 siswa di 3.524 sekolah terpaksa mengikuti pembelajaran dari rumah demi mengurangi risiko paparan kabut asap.

Masyarakat di wilayah terdampak juga diminta melakukan sejumlah langkah untuk menjaga kesehatan, di antaranya:

*Menggunakan masker N95 atau KN95.

*Membatasi aktivitas di luar ruangan.

*Menjaga sirkulasi dan kualitas udara di dalam rumah.

*Mencukupi kebutuhan air putih.

*Menyiapkan air bersih untuk membilas mata jika mengalami iritasi.

Segera mengunjungi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala berat.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Danantara Gelontorkan Rp1,5 Triliun/Tahun untuk Program Sosial hingga Pendidikan
16 Oktober 2026
Usung Tagline ‘Jogo Omah’, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Ambil Hartanya
16 Oktober 2026
KPK Ungkap 5 Klaster Dugaan Korupsi OTT Bupati Klaten
16 Oktober 2026
Polres Probolinggo Berduka, 4 Petugas Pemadaman Karhutla Bromo Meninggal Dunia
16 Oktober 2026
Sidang Sengketa Lahan Kantor Kelurahan Bukir Pasuruan Berakhir Deadlock
16 Oktober 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola

HEADLINE

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan

HEADLINE

Hari Kesehatan Dunia, IJTI Malang Raya Gandeng Pemkot Malang gelar Pound With View Vol.2

PENDIDIKAN

SD Antawirya Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI Penulisan Aksara Jawa di Kain 600 Meter

LAINNYA

Mutu Pelayanan Meningkat, KARS Survei Akreditasi Rumkitalmar Ewa Pangalila

15 Oktober 2026

Awan Hujan Terdeteksi di 10 Wilayah Hari Ini

15 Oktober 2026

Tempat Pengolahan Tahu di Tropodo Ludes Terbakar

14 Oktober 2026

Kemenkes: 283 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Kalsel dan Sumsel Terbanyak

14 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?