metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Menkeu Purbaya: Defisit APBN Rp54,6 Triliun hingga Januari 2026

Redaksi 23 Februari 2026
Share
1 Min Read

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Hingga 31 Januari 2026, APBN tercatat mengalami defisit Rp54,6 triliun atau 0,21 persen terhadap PDB.

Purbaya menyebut, defisit APBN disebabkan oleh pendapatan negara yang tercatat baru Rp172,7 triliun hingga akhir bulan lalu. Sementara pada saat yang sama, belanja negara tercatat mencapai Rp227,3 triliun.

“Angka (defisit) ini masih sangat terkendali dan berada dalam koridor desain APBN 2026,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 23 Februari 2025.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Diskon Rp18 Ribu Hari Ini, Ini Daftarnya

Rincian pendapatan dan belanja negara

Ia merinci, pendapatan negara terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp116,2 triliun atau tumbuh 30,7 persen (yoy). Kemudian penerimaan bea cukai sebesar Rp22,6 triliun, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp33,9 triliun.

“Kinerja ini ditopang oleh penerimaan perpajakan yang tetap kuat, serta PNBP yang menunjukan pemulihan di luar komponen non-berulang tahun lalu,” jelas dia.

Adapun untuk belanja negara, Purbaya menyebut, terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp131,9 triliun atau tumbuh 53,3 persen (yoy). Selain itu, pemerintah juga merealisasikan transfer ke daerah sebesar Rp95,3 triliun.

Baca Juga:  Pagi Ini IHSG Turun 0,25% ke Level 6.016

“Ini menunjukan akselerasi belanja pemerintah sejak awal tahun khususnya untuk mendukung program prioritas, menjaga daya beli, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuatal I,” ujar Purbaya.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Wisuda Purna Wira (WPW) 2026, KASAL Lepas 39 Pati Yang Memasuki Masa Purna Bhakti.
17 Oktober 2026
Kapolres Probolinggo Kota Takziah dan Tahlil di Rumah Korban Karhutla Bromo
17 Oktober 2026
Karhutla Bromo Tewaskan 4 Orang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
17 Oktober 2026
Kapolri Silaturahmi dengan Ulama se-Jatim, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
17 Oktober 2026
Stok BBM di Jatim Aman, Wagub Emil Pastikan Distribusi ke SPBU Lancar
17 Oktober 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola

HEADLINE

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan

HEADLINE

Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Tergeletak Tanpa Busana di Desa Ngaglik Blitar

PENDIDIKAN

SD Antawirya Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI Penulisan Aksara Jawa di Kain 600 Meter

LAINNYA

Dari Modal Rp 1 Juta, Faisol Jadi Raja Kerupuk Goreng Pasir Badang

17 Oktober 2026

Stok Pertalite Turun Jadi Maksimal 18 Hari, Ini Penyebabnya

17 Oktober 2026

Harga Minyak Dunia Melonjak, Brent Tembus USD109/Barel

17 Oktober 2026

Dolar AS Melemah Jelang Rilis Data CPI, Euro dan Rupee Lanjutkan Reli

14 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?