metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sulsel di Makassar, Sukses Catatkan Transaksi Rp5,693 Triliun.

itong 6 November 2026
Share
5 Min Read
Gubernur Khofifah saat memimpin misi dagang Provinsi Jatim ke Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (5/11/2026). Foto : Biro Adpim Setda Prov Jatim

Makassar, metrotvjatim.com – Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, sukses mencatatkan komitmen transaksi sebesar Rp5.693.130.900.000 atau sekitar Rp5,69 triliun. Nilai tersebut terdiri atas penjualan Jawa Timur sebesar Rp4.717.044.900.000 dan pembelian Jawa Timur dari Sulawesi Selatan sebesar Rp976.086.000.000.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memimpin langsung misi dagang tersebut menyampaikan, produk peternakan menjadi penyumbang komitmen transaksi terbesar, sekitar Rp4,26 triliun, dengan produk yang diperdagangkan meliputi olahan daging unggas, olahan daging ruminansia, susu, daging ruminansia, daging unggas, anak ayam, kambing atau domba, serta pakan ternak.

Selain itu penjualan komoditas Jatim lainnya dalam forum tersebut mencakup makanan dan hasil laut beku, aluminium ekstrusi, tepung gaplek, gula cair, material atap bitumen, produk fesyen, beras, gula kristal putih, benih pertanian, arang putih atau white charcoal, cabai, serta pakan ikan dan udang.

Sementara untuk komoditas yang dibeli Jatim dari Sulawesi Selatan meliputi kayu gergajian dan veneer, arang batok kelapa, ikan tuna, rotan, rempah-rempah, mete, serta cengkeh dan gagang cengkeh. Pertukaran komoditas tersebut menunjukkan peluang dari kedua provinsi untuk saling memenuhi kebutuhan pasar dan bahan baku industri.

Baca Juga:  Perkuat Mitigasi Bencana, Kolaborasi Tim Pemprov Jatim Dalami Persoalan Kebencanaan di Jepang

“Misi dagang kali ini, hingga pukul 17.00 WITA, tercatat menghasilkan transaksi Rp5,693 Triliun. Dari jumlah itu Jawa Timur menjual Rp4,717 triliun dan Jawa Timur membeli Rp976 miliar. Terima kasih semuanya. Yang kita inginkan adalah bagaimana kita tumbuh bersama berkembang bersama maju bersama dan tentu sejahtera bersama,” ucap Gubernur Khofifah.

“Misi dagang ini menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan dan potensi masing-masing daerah. Kita ingin perdagangan antardaerah semakin kuat, sehingga produk unggulan Jatim maupun Sulawesi Selatan dapat saling mengisi kebutuhan pasar,” imbuhnya.

Hubungan perdagangan Jatim dan Sulawesi Selatan selama ini berjalan dengan baik. Berdasarkan data perdagangan antarwilayah tahun 2024, total nilai perdagangan kedua provinsi mencapai Rp2,24 triliun.

Dari jumlah tersebut, nilai penjualan dari Jatim ke Sulawesi Selatan mencapai Rp1,39 triliun, sedangkan nilai pembelian Jatim dari Sulawesi Selatan sebesar Rp841,05 miliar. Dalam catatan perdagangan tersebut, Jatim membukukan surplus sebesar Rp552,91 miliar.

Khofifah menegaskan bahwa Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis sebagai hub Indonesia Timur. Sementara itu, Jatim membawa semangat Gerbang Baru Nusantara untuk membangun konektivitas yang lebih produktif antara kawasan Indonesia bagian barat dan timur.

Baca Juga:  DPRD Jatim Sahkan Perda Penghormatan dan Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Khofifah mendorong penguatan konektivitas logistik antarkedua provinsi. Efisiensi distribusi dan optimalisasi muatan berangkat-pulang dinilai menjadi salah satu kunci untuk menekan biaya logistik sekaligus meningkatkan nilai perdagangan.

“Potensi perdagangan antara Jawa Timur dan Sulawesi Selatan masih sangat besar untuk terus dikembangkan. Karena itu, kita ingin kerja sama ini tidak berhenti pada pertemuan bisnis, tetapi berlanjut menjadi transaksi dan kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi kedua daerah,” katanya.

Khofifah menyebutkan gelaran misi dagang yang dilakukan Pemprov Jatim tidak hanya berorientasi pada nilai transaksi semata, melainkan menjadi instrumen strategis dalam membangun konektivitas ekonomi antarwilayah, memperkuat rantai pasok nasional, dan mendorong tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Gubernur Khofifah atas terseleggaranya Misi Dagang dan Investasi di Makassar. Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Jatim dalam memperkuat hubungan perdagangan antara Jatim dan Sulsel.

Baca Juga:  Target Swasembada Gula Terus di Kebut, Petani Makin Sejahtera

Andi juga berharap kerja sama kedua provinsi tidak berhenti pada transaksi dagang, tetapi berlanjut melalui pendampingan dan pertukaran pengalaman dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah.

“Kami sangat mengapresiasi Ibu Gubernur Jawa Timur yang hadir langsung membawa para pelaku usaha. Ini menjadi kesempatan baik untuk memperkuat kerja sama sekaligus membuka peluang perdagangan antara Jatim dan Sulawesi Selatan,” katanya

“Kami berharap Sulawesi Selatan bisa terus dibantu dan dibimbing oleh Jawa Timur. Kita tahu kekuatan ekonomi Jatim sangat tinggi. Karena itu, kami ingin belajar dan membangun kolaborasi agar potensi ekonomi Sulawesi Selatan semakin berkembang,” imbuhnya.

Misi dagang di Makassar merupakan pelaksanaan ke-10 dari rangkaian Misi Dagang Jatim selama 2026. Sejak 2019 hingga 2026, Pemprov Jatim telah melaksanakan 57 kali misi dagang domestik di 29 provinsi, dengan total komitmen transaksi yang tercatat dalam rekap sebelumnya mencapai Rp50,38 triliun.

Selain menggelar misi dagang di dalam negeri, Pemprov Jatim juga memperluas jejaring misi dagang ke sejumlah negara, yakni Timor Leste, Hong Kong, Arab Saudi, Malaysia, Jepang, dan Singapura. (Suy)

SHARE NOW
TAGGED: misi dagang, Pemprov Jatim, pemprov sulsel
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Laga Kontra Persipura, Pelatih Deltras FC Fokus Persiapan Taktis dan Waspadai Kecepatan Lawan
5 November 2026
PMII Bersama Polres Ngawi Distribusi Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan
5 November 2026
Polresta dan Disnaker Sidoarjo Perluas Lowongan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas
5 November 2026
Jelang KPPTI 2026, Unair Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia 2045
5 November 2026
Jelang Musim Hujan, Jatim Perkuat Koordinasi Lima Kabupaten Hadapi Ancaman Banjir Bengawan Solo
5 November 2026

MOST POPULAR

HUKUM

Diduga Libatkan Mafia Tanah, Direktur PT BS Dilaporkan ke Polda Jatim

Informa

PS Namoy dan Hardcore Punk Galang Donasi untuk Anak Kanker

HUKUM

Polres Malang Mediasi Kasus Bullying Anak di Gondanglegi

PENDIDIKAN

Polres Malang Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Cegah Bullying hingga Tawuran Pelajar

LAINNYA

DPRD Gresik Soroti Proyek Jalan Bungah-Dukun Molor, Komisi III Sidak Progres Baru 50 Persen

5 November 2026

DPRD Gresik Soroti Proyek Jalan Bungah-Dukun Molor, Progres Baru 50 Persen

5 November 2026

Sinergi Dengan BAZNAS, Pemprov Jatim Wujudkan Hunian Layak Bagi Keluarga Kurang Mampu.

4 November 2026

IHSG Dibuka ke Level 4.856 Pagi Ini

4 November 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?