Lamongan, metrotvjatim.com – Manajemen PT Superior Prima Sukses Tbk menyatakan akan memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga pasca kecelakaan kerja yang terjadi di fasilitas produksi perusahaan di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Perusahaan juga menyatakan menyerahkan proses investigasi penyebab kecelakaan kepada pihak yang berwenang. Manajemen tidak ingin mendahului hasil penyelidikan yang saat ini masih berlangsung.
Manager HRD PT Superior Prima Sukses Tbk, Roni, mengatakan perusahaan telah melakukan penanganan terhadap korban dan berkoordinasi dengan pihak terkait sejak kejadian berlangsung.
“Bagi kami, korban dan keluarga menjadi perhatian utama dan merupakan prioritas. Perusahaan akan mengusahakan yang terbaik untuk memberikan dukungan dan pendampingan yang dibutuhkan,” ujar Roni, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Roni, pendampingan kepada keluarga korban akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan penanganan.
Perusahaan juga melakukan evaluasi terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional. Evaluasi tersebut dilakukan sembari menunggu hasil investigasi untuk menentukan langkah perbaikan selanjutnya.
“Kami menghormati proses investigasi yang sedang berjalan dan tidak ingin mendahului hasil maupun kesimpulan dari proses tersebut,” katanya.
Satu Pekerja Tewas, Enam Luka Bakar
Sebelumnya, ledakan disusul kebakaran terjadi di fasilitas produksi PT Superior Prima Sukses Tbk pada Kamis, 17 September 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.
Ledakan terjadi di area ruang pengendapan dan memicu kobaran api yang membakar bangunan.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan satu unit armada dan tujuh personel ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah petugas tiba.
Sebanyak tujuh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sedangkan enam korban lainnya mengalami luka bakar dan menjalani penanganan medis.
Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Adimas Firmansyah mengatakan polisi masih mendalami penyebab pasti ledakan. Olah tempat kejadian perkara telah dilakukan dan polisi berkoordinasi dengan Bidlabfor Polda Jawa Timur.
Sejumlah saksi juga diperiksa untuk membantu mengungkap penyebab kecelakaan kerja tersebut. Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil investigasi pihak berwenang. (Huda)

