metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Sempat Viral soal Penarikan Dana, Founder BIP dan Arief Camra Akhirnya Berbagi Pesan Damai

Redaksi 13 Juli 2026
Share
2 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com – Konflik penarikan dana bantuan senilai Rp2 miliar yang sempat viral akhirnya mereda.

Founder Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, secara terbuka menyatakan rasa hormatnya kepada Arief Camra, sosok di balik Griya Lansia Malang dan Griya Yatim Sidoarjo.

Ali menegaskan bahwa niat awalnya murni untuk belajar pengelolaan lembaga sosial.

​”Saya pribadi tidak ada masalah apa pun sama Pak Arief. Beliau orang hebat, saya butuh belajar dari beliau, beliau guru saya,” ujar Ali dalam konferensi pers di Hotel Elmi Surabaya, Minggu (12/7/2026).

Baca Juga:  KPK Meminta Menteri Kabinet Merah Putihh Segera Serahkan LHKPN

​Arief Camra merespons positif sikap tersebut. Meski merasa kurang pantas disebut “guru’, ia sepakat bahwa tujuan mulia dalam menolong sesama tidak boleh terhambat oleh perselisihan. Keduanya kini berkomitmen untuk kembali fokus pada misi sosial masing-masing.

Polemik bantuan sosial antara BIP dan Griya Lansia memberikan pelajaran penting mengenai tata kelola lembaga sosial.

Arief Camra menekankan bahwa setiap komitmen bantuan harus memiliki klausul yang jelas sejak awal.

​”Kalau mau memberi bantuan, dijelaskan klausulnya di depan. Nanti bantuannya seperti ini, komitmennya begini. Jadi, semuanya jelas sejak awal,” tutur Arief.

Baca Juga:  Mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Terima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha Presiden RI

​Pernyataan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pegiat sosial di Jawa Timur bahwa selain niat baik (fastabiqul khairat), akuntabilitas dan komunikasi yang terbuka adalah kunci utama dalam menjalankan program kemanusiaan agar tetap berkelanjutan dan bebas dari konflik.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

IJTI Majapahit Ajak Narasumber Pahami Hak dan Produk Pers
14 Agustus 2026
Hadapi Kondisi Darurat, Relawan Siaga Kota Surabaya Dibekali Pelatihan PPGD
13 Agustus 2026
Ditpamobvit Petakan Potensi Kerawanan Destinasi Wisata Unggulan di Jatim
11 Agustus 2026
KA BIAS Madiun – Solo Mogok, Perjalanan 5 Kereta Api Terganggu
8 Agustus 2026
Inovasi Dimsum Ikan Nila, Mahasiswa FPIK UB Dorong Peluang Usaha Warga Desa Sengguruh
8 Agustus 2026

MOST POPULAR

INOVASI

Inovasi Dimsum Ikan Nila, Mahasiswa FPIK UB Dorong Peluang Usaha Warga Desa Sengguruh

HEADLINE

KA BIAS Madiun – Solo Mogok, Perjalanan 5 Kereta Api Terganggu

HANKAM

Ditpamobvit Petakan Potensi Kerawanan Destinasi Wisata Unggulan di Jatim

NASIONAL

Hadapi Kondisi Darurat, Relawan Siaga Kota Surabaya Dibekali Pelatihan PPGD

LAINNYA

IJTI Majapahit Ajak Narasumber Pahami Hak dan Produk Pers

14 Agustus 2026

Hadapi Kondisi Darurat, Relawan Siaga Kota Surabaya Dibekali Pelatihan PPGD

13 Agustus 2026

Pengurukan LSD Gunungsari Berhenti, WALHI Warning Penegakan Hukum Lingkungan

4 Agustus 2026

Motor Jurnalis RCTI di Jombang Hilang Dicuri Meski Sudah Terkunci

2 Agustus 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?