Jombang, metrotvjatim.com : Ratusan calon jamaah haji asal Jombang mulai mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci dengan mengumpulkan koper dan barang bawaan. Menariknya, sejumlah koper diberi tanda unik, mulai dari sandal, cangkir, hingga boneka agar mudah dikenali.
Pengumpulan koper dilakukan di aula kantor Kementerian Agama Republik Indonesia di Jalan Pattimura. Sebanyak 1.266 calon jamaah haji mengikuti proses ini sebagai bagian dari pengecekan sekaligus antisipasi keterlambatan saat hari keberangkatan.
Satu per satu jamaah tampak datang membawa koper mereka. Saat dilakukan pemeriksaan, terlihat berbagai penanda kreatif yang dipasang pada koper. Selain pita, beberapa jamaah menambahkan benda-benda unik seperti sandal, cangkir, hingga boneka.
Para jamaah mengaku, penanda tersebut digunakan agar koper tidak tertukar dengan milik jamaah lain. Selain itu, sebagian tanda juga memiliki makna emosional sebagai pengingat keluarga selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Diketahui, jamaah haji asal Jombang terbagi dalam tiga kelompok terbang, yakni kloter 60, 61, dan 62. Pihak Kemenag mengingatkan, berat maksimal barang bawaan tidak boleh melebihi 32 kilogram serta tidak membawa barang-barang terlarang.

