metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Viral! Diduga Tak Sabar Antre Isi BBM, Oknum ASN di Tuban Aniaya Empat Karyawan SPBU

metrotv 10 Februari 2026
Share
3 Min Read
Diduga Tak Sabar Antre Isi BBM, Oknum ASN di Tuban Aniaya Empat Karyawan SPBU
SPBU di Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban, Jawa Timur

Tuban, metrotvjatim.com : Aksi kekerasan yang dilakukan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, viral di media sosial. Oknum ASN tersebut diduga mengamuk dan menganiaya empat karyawan SPBU lantaran tidak sabar diminta mengantre saat mengisi bahan bakar minyak.

Peristiwa penganiayaan ini terekam jelas kamera CCTV berdurasi satu menit empat puluh empat detik dan terjadi di SPBU Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mencekik dan memukul para korban secara membabi buta hingga salah satu korban mengalami luka serius di bagian hidung.

Diduga Tak Sabar Antre Isi BBM, Oknum ASN di Tuban Aniaya Empat Karyawan SPBU
Vidio penganiayaan yang viral di SPBU Tuban

Pelaku diketahui merupakan pegawai kecamatan. Dalam video, pelaku tampak kehilangan kendali emosi setelah diminta mengikuti antrean pengisian BBM. Kejadian berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 18.14 WIB.

Baca Juga:  Detik-Detik Tenda Pernikahan Ambruk di Tuban Viral, Netizen Ramai Kaitkan “Doa Mantan”

Pelaku berinisial J datang ke SPBU mengendarai mobil berwarna hitam dan mengenakan kaos oranye. Ia didampingi seorang penumpang yang juga diketahui merupakan pegawai Kecamatan Parengan. Saat itu, terdapat satu sepeda motor yang sedang mengantre di depan kendaraan pelaku di mesin pompa Pertamax. Namun posisi mobil pelaku tidak berada tepat di belakang antrean.

Tanpa peringatan, pelaku turun dari mobil dan langsung menghampiri operator SPBU bernama Ferdi yang saat itu tengah melakukan pengecekan stok BBM menggunakan deepstick manual. Ketika operator melayani kendaraan yang sudah mengantre lebih dulu, pelaku mendadak menjambak rambut Ferdi dan memukulnya berulang kali.

Baca Juga:  Tangis Haru Sambut Kepulangan 3 Anak Pekerja Migran dari Malaysia, Bertahun-tahun Tanpa Status Jelas

Aksi tersebut disaksikan mandor SPBU bernama Ali Nasroh yang berusaha melerai. Namun belum sempat menjelaskan situasi, Ali justru dipukul di bagian perut oleh pelaku.

Keributan semakin memanas saat operator lain bernama Prasojo mencoba melerai. Prasojo justru menjadi korban berikutnya setelah wajahnya dipukul hingga terjatuh. Pelaku kembali memukul hidung korban hingga darah mengalir deras.

Tak berhenti di situ, seorang tukang kebun SPBU bernama Riswadi yang berusaha membantu melerai juga menjadi sasaran kekerasan. Riswadi dipukul di bagian pipi kiri hingga mengalami pembengkakan.

Baca Juga:  Tradisi Ramadan di Tuban, Ratusan Warga Antre Bubur Mudhor Gratis

Setelah melampiaskan amarahnya, pelaku langsung masuk ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi SPBU bersama penumpangnya tanpa menunjukkan rasa bersalah.

Video kekerasan tersebut kemudian menyebar luas dan viral di media sosial. Kasus dugaan penganiayaan ini kini resmi ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Tuban. Polisi telah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

Sementara itu, para korban berharap pihak kepolisian segera mengamankan pelaku dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku agar mereka mendapatkan keadilan atas peristiwa kekerasan yang dialami.

SHARE NOW
TAGGED: Kekerasan, SPBU, TUBAN, viral
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Ratusan Eks Anggota JI dan Mantan Napiter di Jawa Timur Ikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 81
17 Agustus 2026
Jalanan Jombang Mendadak Senyap, Ratusan Pengendara Matikan Mesin Demi Detik-Detik Proklamasi
17 Agustus 2026
Jalanan Jombang Mendadak Senyap, Ratusan Pengendara Matikan Mesin Demi Detik-Detik Proklamasi
17 Agustus 2026
41 Tumpeng Jajanan Karya Santri Meriahkan HUT Ke-81 RI di Malang
16 Agustus 2026
Laga Ujicoba Pra Musim, Persebaya Surabaya Siap Ladeni Penang FC Di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
15 Agustus 2026

MOST POPULAR

HANKAM

Ditpamobvit Petakan Potensi Kerawanan Destinasi Wisata Unggulan di Jatim

NASIONAL

Hadapi Kondisi Darurat, Relawan Siaga Kota Surabaya Dibekali Pelatihan PPGD

NASIONAL

IJTI Majapahit Ajak Narasumber Pahami Hak dan Produk Pers

OLAHRAGA

Laga Ujicoba Pra Musim, Persebaya Surabaya Siap Ladeni Penang FC Di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

LAINNYA

Ratusan Eks Anggota JI dan Mantan Napiter di Jawa Timur Ikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 81

17 Agustus 2026

Jalanan Jombang Mendadak Senyap, Ratusan Pengendara Matikan Mesin Demi Detik-Detik Proklamasi

17 Agustus 2026

Jalanan Jombang Mendadak Senyap, Ratusan Pengendara Matikan Mesin Demi Detik-Detik Proklamasi

17 Agustus 2026

KA BIAS Madiun – Solo Mogok, Perjalanan 5 Kereta Api Terganggu

8 Agustus 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?