metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Ramadan, Momentum Perkuat Moderasi Beragama dan Toleransi

Redaksi 28 Maret 2025
Share
3 Min Read

Jombang, metrotvjatim; Bulan suci Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat moderasi beragama dan toleransi. Ramadan juga bisa dijadikan pijakan untuk meningkatkan persatuan antar umat.

Seperti yang dilakukan sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan Kebangsaan lintas Agama, Suku dan budaya PNIB Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu, di kawasan Alun alun, Kecamatan Megaluh, Jombang, pada Kamis (27/03/25) kemarin. Sembari menggelar kegiatan berbagi makanan berbuka, mereka juga menggelar refleksi soal kondisi beragama di Indonesia saat ini seiring munculnya aksi anarki terhadap sesama.

“Ramadan itu berkah karunia dan anugerah bagi seluruh makhluk yang ada di alam semesta. Bagi takjil PNIB dan PN Lingpasraga ini digelar sebagai kaca dan pengingat setiap orang Islam, agar bisa meningkatkan kualitas beribadah. Bukan malah berbuat anarki, arogan dan intoleransi kepada mereka yang kebetulan sedang berhalangan menjalankan ibadah puasa,” kata Ketua Umum PNIB AR Waluyo Wasis Nugroho atau biasa disapa Gus Wal, di depan tamu undangan, di alun alun Megaluh.

Baca Juga:  Bencana Tanah Longsor Jombang, Tim SAR Berhasil Temukan Korban Kedua

Gus Wal menyembutkan, tahun ini masih banyak terjadi aksi tindakan Intoleransi, persekusi, yang merugikan kelompok masyarakat lain yang sedang uzur tidak berpuasa. Sikap seakan kebal pada hukum dan terus membuat gaduh seharusnya segera di akhiri, bukan melakukan sweeping terhadap warung makan yang buka di siang hari.

“Tindakan itu seharusnya sudah tidak ada. Karena mengganggu dan merusak harmoni kehidupan antar umat beragama. Kalau seperti ini, ini kan menguatkan kembali jika paham ideologi wahabi Khilafah merupakan sumber tunas lahirnya Intoleransi dan Radikalisme Terorisme di Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga:  KPK Bantah Tangkap Rohidin Mersyah saat Kampanye Kepala Daerah

Sebagai organisasi masyarakat, Lanjut Gus Wal, PNIB meminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Densus 88 Polri, TNI untuk menindak tegas para pelaku Intoleransi tersebut. Sebab, momentum Ramadan dan idul Fitri sejatinya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah yang esa, bukan justru membuat propaganda sikap intoleran.

“Rukun, tenggang rasa, saling menghormati dan penuh cinta kasih, adalah jari diri nusantara. Menerima segala macam bentuk perbedaan tanpa memandang agama, suku adalah indentitas bangsa Indonesia sejak dulu. Aparat penegak hukum di Indonesia harus berani dan tegas menindak para da’i provokator penyeru Khilafah Terorisme, agar kebhinekaan tetap bisa terjaga,” pungkas Gus Wal.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Pantau Pelayanan Lalu Lintas di Jalan Raya

Diketahui, acara bagi takjil dan refleksi ramadan ini digelar dengan melibatkan sebagian masyarakat sekitar. Sejumlah pengurus dan anggota PNIB beserta sesepuh sekaligus Pembina PN Lingpasraga Edi Riyanto beserta anggotanya juga turut hadir dalam acara ini.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Polres Blitar Kota Temukan Dugaan Penimbunan Pertalite di SPBU Kebonrojo
19 Oktober 2026
Merajut Harapan dari Sumur Minyak: Menelisik Keadilan Dana Abadi Pendidikan di Bojonegoro
19 Oktober 2026
Kapolda Jatim Pantau Pelayanan Lalu Lintas di Jalan Raya
19 Oktober 2026
Polres Malang Ringkus 4 Pelaku Pencurian Labtop di SDN Mangliawan
19 Oktober 2026
Dua Kepala Desa di Sumenep Ditangkap Penyalagunaan Narkoba
19 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan

HEADLINE

Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Tergeletak Tanpa Busana di Desa Ngaglik Blitar

HUKUM

Sabu Seberat 49,56 Gram Diamankan dari 2 Pria di Turen.

HEADLINE

Polisi Amankan 2 Perempuan Diduga Belanja Pakai Uang Palsu di Malang

LAINNYA

Polres Blitar Kota Temukan Dugaan Penimbunan Pertalite di SPBU Kebonrojo

19 Oktober 2026

Kapolda Jatim Pantau Pelayanan Lalu Lintas di Jalan Raya

19 Oktober 2026

Jaga Stabilitas Harga Pakan Ternak Bulog Kediri Salurkan SPHP Jagung Sebanyak 12.942 Ton

19 Oktober 2026

Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Turun ke Jalan Pimpin Program Pagi Melayani

19 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?