metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Ratusan SD dan SMP di Ngawi Tidak Memenuhi Pagu SPMB 2026

Redaksi 9 Juli 2026
Share
2 Min Read

Ngawi, metrotvjatim.com – Ratusan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kabupaten Ngawi Jawa Timur tidak memenuhi pagu dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, kamis (08/07/2026).

Menurut Zainal Fanani, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi, di kabupaten Ngawi ada 502 Lembaga SD, terdiri 472 SD Negeri dan 31 SD Swasta, pihaknya menyiapkan 14 ribu pagu, tapi yang sudah terdata di SPMB tahun 2026 yang masuk kurang lebih hanya 7.255 peserta didik, jadi hanya tercapai pagu 50 persen.

Baca Juga:  Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Terminal Kertonegoro, Nyatakan Ngawi Kota Kotor

Sedangkan untuk jumlah SMP di kabupaten Ngawi ada 82 lembaga, terdiri dari 32 SMP Swasta dan 52 SMP Negeri. Kemarin kita siapkan pagu kurang lebih 9.344 yg masuk ke SPMB tahun ini hanya 7.005 siswa, sehingga masih ada minus kurang lebih 2.330 siswa.

” Penyebabnya kekurangan pagu dalam SPMB SD ini memang output dari TK dan SD yang berkurang menjadi kendala utama, Sehingga mungkin tahun depan akan kita lakukan rasionalisasi terkait pagu tersebut,” Ungkap Zainal.

Baca Juga:  Hari Juang Polri, Merawat Semangat Perjuangan Polisi Istimewa Surabaya

Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi akan melakukan tindakan memetakan ulang lembaga SMP dan akan mengumpulkan MKKS untuk menyesuaikan atau menasionalisasi pagu sesuai dengan sarana prasarana, SDM yang ada di sekolah maupun tenaga pendidikan

” Mau tidak mau untuk tahun depan kita lakukan rasionalisasi sesuai dengan pagu dengan output yang ada, kalau SD jenjang TK, kalau SMP output dari SD,” Tutur Zainal.

Hal lain yang menjadi tidak memenuhinya pagu, juga disebabkan ada sekolah sekolah swasta di bawah kementerian Agama yang membuat sebagian siswa memilih masuk ke MTS dan MI, juga sebaliknya. ( Rzl )

SHARE NOW
TAGGED: dinas pendidikan, MPLS, ngawi, tahun ajaran baru
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Polres Malang Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih Disejumlah Titik Wilayah Kekeringan
8 Oktober 2026
Sebanyak 8.100 Motor Masyarakat Dapat Layanan Servis Gratis Serentak di 350 SMK Jatim
8 Oktober 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Gagalkan Dugaan TPPO Anak di Bawah Umur
8 Oktober 2026
Dua Kasus Kematian Bayi di Kediri Terungkap, 4 Tersangka Ditangkap
8 Oktober 2026
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi di Halmahera
8 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Santri Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pasuruan Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim

HEADLINE

DLH Jombang Pastikan Izin PT JPN untuk Gudang, Bukan Produksi

HEADLINE

Rekam Jejak Irjen Dekananto Kapolda Jatim yang Baru

EKONOMI

Perajin Batik Berharap Pemkab Sidoarjo Beri Dukungan Nyata Lewat Kebijakan

LAINNYA

Polres Malang Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih Disejumlah Titik Wilayah Kekeringan

8 Oktober 2026

Satlantas Polresta Sidoarjo Gagalkan Dugaan TPPO Anak di Bawah Umur

8 Oktober 2026

Dua Kasus Kematian Bayi di Kediri Terungkap, 4 Tersangka Ditangkap

8 Oktober 2026

Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi di Halmahera

8 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?