
Surabaya, Metrotvjatim.com- Wakapolda Metro Jaya, Dekananto Eko Purwono resmi naik pangkat satu tingkat menjadi Irjen Pol, usai mengikuti Korps rapot kenaikan pangkat yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo sigit Prabowo, di gedung Mabes Polri, Rabu 2 September 2026.
Kenaikan pangkat ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tentang mutasi dan promosi perwira tinggi Polri. Dengan pangkat baru bintang dua di pundak, Dekananto kini masuk dalam jajaran perwira tinggi madya Polri.
Irjen Dekananto Eko Purwono adalah alumnus Akademi Kepolisian 1994. Kariernya dikenal mentereng dan penuh inovasi, khususnya di bidang Intelijen dan Keamanan.
Kepemimpinannya mulai dikenal luas saat Dekananto menjabat Kapolres Tabanan 2012 dengan pangkat AKBP, dan selanjutnya dipromosikan sebagai Kasubdit Kehidupan Bernegara Baintelkam Polri 2018.
Usai memperkuat perannya di bidang sosial budaya dan intelijen, Dekananto Eko Purwono dipercaya memimoin Ditintelkam Polda Jatim 2022-2024. Di Jawa Timur, namanya semakin dikenal publik karena aktif menjadi pelopor pembongkaran dan alih fungsi 686 tugu perguruan silat di Jawa Timur menjadi Tugu Pancasila.
Langkah ini diambil untuk meredam konflik antar perguruan silat dan mendapat dukungan penuh dari Bakesbangpol Jatim.
Sukses di Jawa Timur, Dekananto mendapat promosi dan digeser ke ibu kota untuk memimpin Ditintelkam Polda Metro Jaya Agustus 2024, menggantikan Kombes Pol. Dedy Kusuma Bakti.
Karirnya semakin terang setelah kembali mendapat promosi sebagai Dirpolitik Baintelkam Polri Mei 2025, dan dilanjutkan menjabat Wakapolda Metro Jaya dengan pangkat Brigjen Polisi.
Sebagai Wakapolda Metro Jaya, Irjen Dekananto dikenal aktif turun ke lapangan. Pada Maret 2026 ia memimpin pembukaan “Night Run” dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026. Dalam sambutannya ia menyebut kegiatan olahraga ini sebagai ruang positif untuk menyalurkan energi generasi muda di bulan Ramadan.
Ia juga kerap menyuarakan sinergi Polri dengan komunitas, termasuk ojek online. Dalam berbagai kesempatan ia menyebut ojol sebagai “mitra strategis” kamtibmas dan mendukung program reward bagi ojol yang proaktif melapor potensi kejahatan. (Dosi)

