Kabupaten Blitar, Metrotvjatim.com – Ribuan anggota komunitas sepeda motor memenuhi jalanan Kabupaten Blitar dalam peringatan Harlah atau Hari Lahir Majelis Taklim Sabilutauhba yang ke-7, Sabtu. Selain kegiatan berkendara bersama, peserta juga menggelar doa bersama bagi para korban bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta gempa bumi yang baru saja melanda Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok sekaligus pendiri Majelis Sabilutauhba, Kiai Mohammad Iqdam atau akrab disapa Gus Iqdam, ini diikuti ribuan pengendara sepeda motor yang menyusuri berbagai sudut Kota dan Kabupaten Blitar.
Acara peringatan Harlah ke-7 ini sengaja dirancang dengan melibatkan berbagai kalangan, termasuk para pecinta motor. Gus Iqdam menegaskan bahwa langkah ini diambil dalam rangka menjaga kerukunan antarwarga dan menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam kebaikan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, ribuan peserta juga berhenti sejenak untuk mengirimkan doa bersama bagi para korban kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, serta korban gempa bumi di NTT. Gus Iqdam berharap para korban dan keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
“Kami berdoa bersama, semoga para korban bencana Karhutla maupun gempa di NTT mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujar Gus Iqdam.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Blitar. Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansa, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasinya. Pemerintah Kabupaten Blitar tidak hanya mendukung pelaksanaan kegiatan, tetapi juga turut berpartisipasi dalam meringankan beban korban gempa NTT melalui bantuan yang disalurkan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain mempererat silaturahmi, juga sarana berbagi kepedulian terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah. Pemkab Blitar juga turut menyalurkan bantuan untuk meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” ungkap Beky Herdihansa.
Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari masyarakat luas maupun para santri Majelis Sabilutauhba yang dikenal dengan jamaah Garangan. Effendi, selaku Wakil Ketua Garangan Jakarta, menyampaikan bahwa keberadaan Gus Iqdam beserta Majelis Sabilutauhba sangat berarti dalam membimbing masyarakat untuk menjadi lebih baik.
“Kehadiran Gus Iqdam dan Majelis Sabilutauhba ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat umum. Beliau selalu mengajak kita semua untuk terus berbuat baik dan saling peduli,” tutur Effendi.
Selain kegiatan konvoi dan doa bersama, peringatan Harlah Sabilutauhba ke-7 ini juga dimeriahkan dengan berbagai acara lain, di antaranya konser amal, santunan kepada anak yatim, serta penyantunan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan. (Aga)

