metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Polri Perkuat Pencarian Jurnalis dan Awak Kapal di Selat Sunda

metrotv 11 September 2026
Share
5 Min Read
Petugas SAR Polri bersiap melakukan pencarian kapal jurnalis hilang di Selat Sunda. Foto: istimewa

Jakarta: Memasuki hari ketiga, operasi Search and Rescue (SAR) terhadap jurnalis dan awak kapal yang masih dalam pencarian di perairan Selat Sunda, Banten, terus diperkuat. Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur SAR mengerahkan kekuatan untuk memperluas penyisiran dan menemukan delapan orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Sejak pagi, personel kembali menyisir wilayah laut yang telah dibagi ke dalam sejumlah zona. Sedikitnya 59 personel Polri dilibatkan dalam operasi hari ketiga. Kekuatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto, yang juga berada di tengah laut menggunakan KP Sanjaya-7017 untuk menyatukan proses pencarian.

Di darat, Subditgakkum Ditpolairud Polda Banten juga melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan dan memverifikasi informasi mengenai rangkaian peristiwa sebelum kapal hilang kontak.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pencarian dan penyelidikan berjalan beriringan dalam penanganan peristiwa tersebut.

“Prioritas kami adalah menemukan jurnalis dan awak kapal yang masih dalam pencarian. Karena itu, kekuatan SAR terus kami perkuat. Bersamaan dengan itu, penyelidikan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat diketahui berdasarkan fakta. Di laut kami mencari dan berupaya menyelamatkan, di darat kami mengumpulkan serta memverifikasi setiap informasi,” ujar Trunoyodo.

Baca Juga:  Pemerintah Didesak Harus Serius Mengatasi Beras Langka

Pencarian Diperluas hingga 2.483 NM²


Pada hari ketiga, wilayah operasi dibagi menjadi enam zona pencarian dengan total luas mencapai 2.483 nautical mile square (NM²).

KP Sanjaya-7017 kembali melakukan penyisiran pada sektor yang telah ditentukan, sementara personel Polri juga memperkuat KN SAR Tetuka milik Basarnas.

Pembagian zona dilakukan agar pencarian wilayah yang luas dapat disisir secara sistematis dan terarah. Dalam menentukan pola pencarian, tim mempertimbangkan posisi terakhir kapal, arah angin, arus, gelombang, kondisi cuaca serta perkembangan informasi di lapangan.

Setiap tanda dan informasi yang ditemukan menjadi perhatian waktu untuk ditindaklanjuti.

“Kami terus memperluas dan mengoptimalkan pencarian. Setiap informasi sekecil apa pun akan diperhatikan karena dapat menjadi petunjuk penting bagi tim di lapangan,” kata Trunoyodo.

Polri Hadir Langsung di Tengah Operasi


KP Sanjaya-7017 telah terlibat dalam operasi sejak hari kedua dan kembali bergerak pada hari ketiga. Pada Kamis pagi, personel melakukan pengarahan sebelum bergerak menuju wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto juga berada di kapal tersebut bersama personel untuk memastikan pelaksanaan pencarian berjalan sesuai rencana.

Baca Juga:  Polri Terima 169 Laporan Karhutla, 113 Orang jadi Tersangka

Polri juga memperkuat KN SAR Tetuka milik Basarnas dengan menempatkan personel Ditpolairud Polda Banten.

Kehadiran personel Polri pada berbagai elemen operasi menjadi bagian dari upaya memastikan pencarian dilakukan secara maksimal dan terpadu.

Lebih dari 280 Personil Bersatu dalam Pencarian


Operasi hari ketiga melibatkan lebih dari 280 personel gabungan dari Polri, Basarnas, TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, potensi SAR, nelayan, masyarakat dan berbagai pihak terkait lainnya.

Berbagai sarana pencarian dan pendukung juga digunakan untuk memperluas jangkauan operasi.

“Ini adalah kerja bersama. Polri, Basarnas dan seluruh unsur yang terlibat memiliki tujuan yang sama, yaitu menemukan mereka yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Trunoyodo.

Penyelidikan di Darat Berjalan untuk menata ulang Peristiwa


Sementara pencarian berlangsung di laut, Subditgakkum Ditpolairud Polda Banten terus melakukan penyelidikan.

Pada Rabu, 9 September 2026 malam, penyidik ​​telah meminta keterangan dari empat pihak terkait dengan kapal, yakni pemilik kapal, dua pekerja galangan kapal serta pihak yang terkait dengan proses docking atau perbaikan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan informasi selengkap mungkin mengenai kondisi kapal dan rangkaian peristiwa sebelum hilang kontak.

Informasi yang diperoleh akan dijalankan dan didalami bersama informasi lainnya. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.

Baca Juga:  Kejati Jatim Tahan Direktur PT Niram, Tersangka Baru Korupsi KUR BNI Jember 41,4 Miliar

“Penyelidikan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat diketahui secara utuh. Kami tidak berspekulasi dan tidak mendahului kesimpulan. Semua informasi akan kami verifikasi berdasarkan fakta yang ditemukan,” jelas Trunoyodo.

Keselamatan dan Kepastian Menjadi Perhatian


Polri memahami bahwa operasi ini bukan hanya tentang pencarian di wilayah laut yang luas, tetapi juga tentang harapan keluarga yang menunggu kabar.

Oleh karena itu, pencarian terus dilakukan secara maksimal, sementara penjelajahan berjalan untuk memastikan terjadinya peristiwa dilakukan secara menyeluruh.

“Kami memahami apa yang dirasakan keluarga. Mereka membutuhkan kepastian. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan pencarian dengan seluruh kemampuan yang ada, sekaligus memastikan setiap informasi mengenai kejadian ini ditangani secara serius,” pungkas Trunoyodo.

Polri mengimbau masyarakat dan nelayan yang memiliki informasi mengenai keberadaan jurnalis dan awak kapal tersebut agar segera menyampaikannya kepada Basarnas, Polri atau aparat yang berwenang.

Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pencarian secara mandiri, terutama memasuki wilayah operasi atau perairan sekitar Gunung Anak Krakatau tanpa koordinasi dengan petugas SAR.

SHARE NOW
TAGGED: Basarnas, Jurnalis hilang, polri, Selat Sunda
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Dolar AS Perkasa, Gilas Euro hingga Poundsterling
11 September 2026
BMKG: Wilayah Barat Indonesia Potensi Hujan Petir pada Jumat
11 September 2026
Bromo Kembali Terbakar, Api Merambat ke Bukit Teletubbies
11 September 2026
IJTI Apresiasi Tim SAR Gabungan yang Terlibat Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
10 September 2026
NasDem Minta Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda dilakukan Maksimal
10 September 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Parluh PSHT Direncanakan Dihadiri Kapolri, Panglima TNI dan Menpora

HEADLINE

Polemik PAN dan Ansor Jatim, Gus Fiqi Ingatkan Pentingnya Menjaga Sejarah dan Transparansi

HEADLINE

Ribuan Biker Doa Bersama untuk Korban Bencana dan Karhutla

HEADLINE

Antrian Truk Menuju Pelabuhan Ketapang Tembus 30 Kilometer

LAINNYA

IJTI Apresiasi Tim SAR Gabungan yang Terlibat Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

10 September 2026

NasDem Minta Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda dilakukan Maksimal

10 September 2026

DEN Siapkan Sistem Perlinsos Berbasis AI, Diluncurkan Oktober 2026

10 September 2026

Wartawan Cilegon Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

10 September 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?