metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Api Karhutla Mendekati Kawasan Rehabilitasi Orang Utan di Berau

metrotv 31 Agustus 2026
Share
3 Min Read

Berau, Metrotvjatim.com- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, turut mengancam kawasan konservasi dan lokasi rehabilitasi orang utan .

Sejumlah fasilitas perlindungan dan rehabilitasi satwa berada relatif dekat dengan lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat pengawasan dan kesiapsiagaan di sekitar kawasan konservasi diperkuat.

Beberapa lokasi yang mendapat perhatian antara lain kawasan Long Sam yang dikelola Conservation Action Network (CAN) di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay. Ada pula kawasan Bora yang menjadi lokasi Center for Orangutan Protection (COP) di Labanan, Kecamatan Teluk Bayur.

Selain itu, klinik dan pusat isolasi orang utan di Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, juga berada di wilayah yang perlu mendapat pengawasan di tengah ancaman karhutla.

Baca Juga:  Penyelam Gabungan Temukan Satu Jasad Korban KM Virgo di Dalam Kapal

“Karhutla menjadi salah satu ancaman bagi keberlangsungan orang utan. Meski demikian, kondisi di lapangan masih dapat dikendalikan dengan meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan di sekitar kawasan rehabilitasi,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Berau, BKSDA Kalimantan Timur, Yulian Sadono, Senin, 31 Agustus 2026.

Pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik api berada dalam jarak sekitar 500 meter hingga satu kilometer dari lokasi rehabilitasi orang utan.

Petugas gabungan bersama Manggala Agni melakukan pemantauan secara berkala di sekitar kawasan tersebut. Kesiapsiagaan juga ditingkatkan untuk mengantisipasi pergerakan api yang mengarah pada konservasi kawasan.

Baca Juga:  Hari Kesehatan Dunia, IJTI Malang Raya Gandeng Pemkot Malang gelar Pound With View Vol.2

Kesehatan Orangutan Dipantau


Selain mengantisipasi ancaman api, petugas juga memperhatikan dampak kabut asap terhadap kondisi satwa. Kabut asap masih memenuhi sejumlah wilayah Kabupaten Berau seiring berlangsungnya karhutla.

Tim dokter melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap orang utan secara intensif. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi satwa dan memastikan tidak muncul gangguan kesehatan akibat paparan asap serta penurunan kualitas udara.

Ancaman karhutla terhadap kawasan konservasi orangutan juga menjadi perhatian Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat meninjau penanganan kebakaran di Berau bersama Presiden Utusan Khusus, Raffi Ahmad, pada pekan lalu.

Pengawasan di sekitar lokasi rehabilitasi diminta diperkuat untuk menjaga satwa dari ancaman kebakaran dan paparan secepatnya.

Baca Juga:  Musim Kemarau Panjang Dan Karhutla Terjadi Di Beberapa Wilayah, Ratusan Civitas Akademika Umsura Gelar Salat Istisqa

Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Berau masih belum terkendali sepenuhnya. Titik api masih terdapat di sejumlah wilayah, antara lain Kelay, Teluk Bayur, Sambaliung, Gunung Tabur, hingga Pulau Derawan.

Petugas gabungan terus melakukan pemadaman dan mendinginkan di lokasi kebakaran. Patroli juga ditingkatkan untuk mengawasi titik-titik rawan dan mencegah meluasnya api ke kawasan lainnya.

Upaya pengamanan rehabilitasi kawasan dilakukan seiring masih berlangsungnya penanganan karhutla di Berau. Pemantauan terhadap kondisi api, asap, dan kesehatan orangutan menjadi bagian dari langkah untuk menjaga keselamatan satwa di tengah situasi tersebut.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Bitcoin Turun 1,25% ke USD80 Ribu
25 Oktober 2026
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,540 Juta/Gram Hari Ini
25 Oktober 2026
Deputy KAI Daop 7 Madiun Sidak Perlintasan Sebidang hingga Cek Lintas Stasiun Blitar–Kediri
24 Oktober 2026
Karhutla Dekati Permukiman, Warga Banyuasin Berhamburan
24 Oktober 2026
Pemprov Bengkulu Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Imbas Kabut Asap
24 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Polres Blitar Kota Temukan Dugaan Penimbunan Pertalite di SPBU Kebonrojo

HEADLINE

Kapolres Malang Cek Pelayanan Pagi, Pastikan Polisi Hadir di Jalan

INOVASI

Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo jadi Lokus Verifikasi Adipura 2026

HEADLINE

Personil Polres Malang Diterjunkan untuk Padamkan Karhutla di Gunung Arjuno

LAINNYA

Bitcoin Turun 1,25% ke USD80 Ribu

25 Oktober 2026

Karhutla Dekati Permukiman, Warga Banyuasin Berhamburan

24 Oktober 2026

Pemprov Bengkulu Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Imbas Kabut Asap

24 Oktober 2026

BPOM Terbitkan Izin Edar 43 Obat TBC Selama 2024-2026

24 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?