metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Ibu Siswa SMPN 33 Gresik Korban Peluru Nyasar Mengadu Ke Dewan Jatim

Redaksi 14 April 2026
Share
3 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com : Dewi Murniati, ibu dari siswa SMPN 33 Gresik yang menjadi korban peluru nyasar, terus berjuang mendapatkan keadilan untuk anaknya. Kali ini, Dewi Murniati, menemui anggota komisi A DPRD Jatim, untuk menyampaikan musibah yang dialaminya, Selasa (14/4/2026.

Kedatangan Dewi Murniati ke gedung DPRD Jatim ini didampingi sejumlah advokat dari berbagai organisasi, termasuk Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni.

Pada pertemuan itu, Dewi ditemui langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Jatim Dedi Irwansyah dan Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi. Suaranya sempat bergetar ketika mulai curhat. Meski berusaha tegar, namun air matanya tetap jatuh saat mengisahkan perjuangannya sebagai single parent menghadapi persoalan yang menimpa anaknya.

Peristiwa itu terjadi pada 17 Desember 2025. Saat itu, Dewi mendapati kabar bahwa anaknya menjadi korban dugaan peluru nyasar ketika mengikuti kegiatan sekolah. Belakangan diketahui, di waktu yang sama berlangsung latihan tembak di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya

Baca Juga:  Presiden Prabowo Direncanakan Membuka Kongres XVIII Muslimat NU di Jatim Expo Surabaya

Namun, persoalan tak berhenti pada insiden tersebut. Dewi mengaku justru menghadapi berbagai tekanan setelahnya. “Saya diminta agar persoalan diselesaikan secara kekeluargaan, larangan melapor, hingga diminta tidak memviralkan kejadian itu,” curhat Dewi sembari mengusap air matanya.

Bahkan dalam proses mediasi, ia menyebut sempat diminta membuat pernyataan permintaan maaf kepada pihak kesatuan. “Sebagai single parent, saya berjuang sendiri untuk anak saya. Yang saya pikirkan hanya bagaimana anak saya bisa pulih, bukan yang lain,” ujarnya.

Usai pertemuan, Dewi akhirnya buka suara. Ia meluruskan isu yang belakangan beredar soal tuntutan uang Rp 3 miliar. “Yang pertama saya sampaikan terima kasih banyak karena saya sama teman-teman diberikan kesempatan untuk curhatlah,” ujarnya.

Baca Juga:  Pramono Tegaskan Bukan Titipan Jokowi di Pilkada Jakarta

Dia menegaskan, angka Rp 3 miliar yang ramai dibicarakan itu tidak pernah menjadi tuntutannya. “Yang digaungkan soal Rp 3 miliar itu tidak ada. Dalam draf perdamaian saya tidak ada nominal itu. Itu kan bahasa somasi, teguran karena komunikasi sebelumnya tidak menunjukkan itikad tanggung jawab,” tegasnya.

Menurut dia, yang diperjuangkan sejak awal bukanlah soal uang, melainkan pemulihan anaknya secara menyeluruh. “Yang saya utamakan adalah penyembuhan dan pemulihan anak saya sampai tuntas,” lanjutnya.

Dewi mengungkapkan, kondisi anaknya hingga kini belum sepenuhnya pulih. Secara fisik maupun mental masih menyisakan dampak. “Kondisinya tangan belum bisa meregang sama menggenggam,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang Fase Puncak Haji di Arafah, Senator Lia Istifhama Apresiasi Skema Satgasops Armuzna

Sementara itu, menanggapi aduan tersebut, Ketua Komisi A DPRD Jatim Dedi Irwansyah menyampaikan keprihatinannya. “Tentu, kami menyampaikan prihatin setinggi-tingginya kepada Ibunda Dewi serta adinda korban,” ujarnya.

Dia memastikan DPRD Jatim akan mencoba menjembatani persoalan tersebut. “Kami sangat yakin institusi TNI ini sangat profesional dan kami insya Allah akan membantu secara mediasi,” katanya.

Menurut Dedi, langkah komunikasi dengan pihak terkait akan segera dilakukannya. “Yang jelas kami akan memediasi. Secepatnya akan kita komunikasikan,” tegas kepada wartawan.

SHARE NOW
TAGGED: dewan jatim, korban peluru nyasar, peluru nyasar
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Tim KSP Tinjau KDKMP dan MBG di Gresik, Cari Hambatan Percepatan Program Prioritas Presiden
12 Juni 2026
Kortas Polri Geledah Kantor BUMN PT Barata Indonesia, Usut Dugaan Korupsi 654 M Proyek PG Assembagoes
9 Juni 2026
Forum Musisi Bojonegoro Gelar Konser Amal untuk Keluarga Almarhum Mario Kristiandy
4 Juni 2026
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan, Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
4 Juni 2026
Dipecat Sebelum Kontrak Berakhir, Mantan Direktur Marketing Gugat Perusahaan
1 Juni 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Tim KSP Tinjau KDKMP dan MBG di Gresik, Cari Hambatan Percepatan Program Prioritas Presiden

HEADLINE

Kortas Polri Geledah Kantor BUMN PT Barata Indonesia, Usut Dugaan Korupsi 654 M Proyek PG Assembagoes

LAINNYA

Tim KSP Tinjau KDKMP dan MBG di Gresik, Cari Hambatan Percepatan Program Prioritas Presiden

12 Juni 2026

Kortas Polri Geledah Kantor BUMN PT Barata Indonesia, Usut Dugaan Korupsi 654 M Proyek PG Assembagoes

9 Juni 2026
Kecelakaan Pick-Up Tabrak Motor, Warung dan Toko Pot Bunga, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Pick-Up Tabrak Motor, Warung dan Toko Pot Bunga, Satu Orang Tewas

29 Mei 2026
Berkah Kurban, Jasa Bakar Kepala dan Kaki Hewan Kurban di Lamongan Banjir Orderan

Berkah Kurban, Jasa Bakar Kepala dan Kaki Hewan Kurban di Lamongan Banjir Orderan

29 Mei 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?