metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

PLN Indonesia Power Tingkatkan Limbah Uang Kertas Sebagai Pengganti Bahan Bakar PLTU

Redaksi 23 Februari 2024
Share
4 Min Read

Cilacap: PT PLN Indonesia Power (PLN IP) terus menerapkan pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar pengan batu bara (cofiring). Salah satunya yang dilakukan di PLTU Adipala yaitu memanfaatkan berbagai limbah dari kayu hingga uang kertas.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar mengatakan, penerapan cofiring PLTU Adipala telah dilakukan melalui inovasi dengan memanfaatkan berbagai sumber biomassa. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah dalam menurunkan emisi.

“PLTU Adipala dalam kondisi yang sangat baik, satu hal yang memang saya apresiasi adalah program dimana program Pemerintah ini sudah dilaksanakan oleh PLN IP dengan baik termasuk PLTU adipala. Dimana saat ini PLTU Adipala sudah melakukan program cofiring, dengan menggunakan limbah limbah, baik dari gergajian kayu maupun limbah uang kertas, ini menarik,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 11 Februari 2024.

Baca Juga:  Konflik AS-Israel vs Iran Memanas, Ketua Komisi XII DPR RI: Stok BBM Dipastikan Masih Aman

PLTU Adipala pun mendapat perhatian dari Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM setelah beberapa waktu lalu mendapatkan Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penggunaan limbah racik uang kertas (LRUK) terbanyak yaitu sebanyak 100 Ton yang dijadikan untuk cofiring atau subtitusi energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Uap.

Baca juga: Jumlah PLTU hingga Harga Mahal Jadi Hambatan Pengembangan EBT

Pemanfaatan limbah uang kertas terobosan bagi bahan bakar PLTU

Menurut Wanhar, pemanfaatan limbah racik uang kertas (LRUK) merupakan terobosan terbaru dan pasokannya terjamin, sebab berdasarkan data Bank Indonesia, dalam satu tahun ada 6 ribu ton LURK.

“Cofiring dengan limbah uang kertas ini pertama kali saya denger, ini juga menarik sebagaimana yang kita ketahui uang akan selalu ada, ya walaupun sudah ada emoney. Kalau dari penjelasan BI ini cukup sustain, karena ada sekitar 6 ribu ton pertahun, mudah-mudahan akan menjadi alternatif biomass yang akan memenuhi co-firing di PLTU Adipala,” ungkap dia.

Baca Juga:  Bulan Puasa, Harga Sembako dan Daging di Pasar Lamongan Mulai Stabil, Pembeli Masih Sepi

Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan PLN Indonesia Power terus kejar target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23 persen di tahun 2025, salah satunya melalui program cofiring, termasuk di PLTU Adipala. 

Program ini dijadikan sebagai salah satu green booster dalam program percepatan peningkatan energi terbarukan dengan minimum investasi dikarenakan menggunakan fasilitas yang sudah ada.

“PLN Indonesia Power terus lakukan manuver untuk mencapai target bauran EBT di tahun 2025. Selain terus menggali potensi EBT di Indonesia, kami juga jalankan program cofiring yang dijadikan sebagai salah satu green booster dalam program percepatan peningkatan energi terbarukan,” ujar Edwin.

Baca Juga:  Optimis Kebutuhan Logistik Penghujung Tahun Terpenuhi, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Bojonegoro

Saat ini PLTU Adipala terus menaikan target tonase dan kWh green untuk cofiring hingga 5 persen. Maka dari itu diperlukan tambahan material bahan bakar dari berbagai jenis biomassa, salah satunya adalah pemanfaatan LRUK yang bekerjasama dengan Bank Indonesia Purwokerto di tahun 2023.

Berdasarkan data Bank Indonesia Tahun 2021, rata-rata LRUK yang dihasilkan adalah hampir 6 ribu ton per tahun. Nilai kalor LRUK cukup tinggi yaitu 3.901 kCal/kg (ar), jika dibandingkan dengan biomassa sawdust yaitu sekitar 2.500 kCal/kg (ar), sehingga dalam 1 tahun dapat dihasilkan energi sebesar 21.679.027,3 MCal atau 25.201,9 MWh. 

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Ditpamobvit Petakan Potensi Kerawanan Destinasi Wisata Unggulan di Jatim
11 Agustus 2026
KA BIAS Madiun – Solo Mogok, Perjalanan 5 Kereta Api Terganggu
8 Agustus 2026
Inovasi Dimsum Ikan Nila, Mahasiswa FPIK UB Dorong Peluang Usaha Warga Desa Sengguruh
8 Agustus 2026
Panitia Muktamar NU Siapkan Tiga Posko Kesehatan 24 Jam di Tambakberas
6 Agustus 2026
Oknum Outsourcing Dishub Gresik Ditangkap, Diduga Edarkan Sabu Jaringan Bangkalan
5 Agustus 2026

MOST POPULAR

INOVASI

Inovasi Dimsum Ikan Nila, Mahasiswa FPIK UB Dorong Peluang Usaha Warga Desa Sengguruh

HEADLINE

KA BIAS Madiun – Solo Mogok, Perjalanan 5 Kereta Api Terganggu

HANKAM

Ditpamobvit Petakan Potensi Kerawanan Destinasi Wisata Unggulan di Jatim

LAINNYA

Inovasi Dimsum Ikan Nila, Mahasiswa FPIK UB Dorong Peluang Usaha Warga Desa Sengguruh

8 Agustus 2026

Penerimaan Pajak DJP Jawa Timur II Tumbuh 25,04 Persen per Juli 2026

4 Agustus 2026

Puspenerbal Sulap Lahan Terbatas Jadi Kebun Melon Hidroponik, Berhasil Panen 1,5 Ton Melon Premium

30 Juli 2026

Inovasi Mahasiswa KKN UMSURA Hadirkan Inovasi Akuaponik IoT dan Lumpia Lele di Desa Dungus

30 Juli 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?