metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Komitmen Menjaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Rumah Bersama Santri dan Alumni Pesantren

Redaksi 12 April 2026
Share
3 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com : Sejumlah ulama dan tokoh pesantren menggagas pendirian wadah nasional bagi santri dan alumni pesantren se-Indonesia. Inisiatif ini bertujuan memperkuat persatuan, menjaga keutuhan bangsa, serta mengoptimalkan peran santri dalam merawat nilai moral dan kebangsaan.


Gagasan tersebut mengemuka dalam komunikasi intens antara kalangan ulama, salah satunya melalui inisiatif Imam Buchori Cholil yang menyampaikan pentingnya menyatukan visi para pengasuh pesantren dan ketua alumni di seluruh Indonesia.


Menurutnya, keberadaan wadah bersama menjadi kebutuhan strategis agar santri dan alumni pesantren dapat bergerak dalam satu bingkai keumatan dan kebangsaan. Hal ini juga diperkuat oleh pemikiran Muhammad Ali Cholil yang menggagas pembentukan lembaga bernama Ikatan Himpunan Santri dan Alumni se-Nusantara (IHSAN).

Baca Juga:  Dari Pesantren Melawan Hoaks, IJTI Jombang Latih Santriwati Menjadi Jurnalis Era Digital


IHSAN dirancang sebagai organisasi yang berfokus pada penguatan peran santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus menjadi garda terdepan dalam merawat hubungan kemanusiaan serta nilai-nilai moral di tengah masyarakat.


Diskusi terkait pendirian lembaga ini turut digelar di Malang, dengan melibatkan sejumlah tokoh pesantren. Pertemuan tersebut membahas arah gerakan, penyusunan manifesto, hingga langkah konkret dalam menjawab berbagai persoalan sosial, termasuk potensi konflik berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).


Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa IHSAN akan mengedepankan langkah preventif dan proaktif guna meminimalisasi potensi konflik di masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial melalui peran aktif jaringan santri dan alumni pesantren di seluruh daerah.

Baca Juga:  Ini Bocoran Daftar 46 Kementerian Era Prabowo-Gibran


Selain itu, IHSAN juga berencana memelopori kegiatan nasional seperti peringatan Hari Santri Nasional dan doa kebangsaan yang akan digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Dukungan terhadap pendirian IHSAN disebut terus mengalir dari para ulama dan pengasuh pesantren di berbagai daerah. Kesamaan visi dalam menjaga nilai keislaman yang rahmatan lil alamin sekaligus memperkuat persatuan bangsa menjadi landasan utama gerakan ini.


Ke depan, proses pembentukan organisasi akan difokuskan pada penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), legalisasi kelembagaan melalui notaris, serta pendaftaran resmi ke Kementerian Hukum.

Baca Juga:  Pramono Tegaskan Bukan Titipan Jokowi di Pilkada Jakarta


Setelah tahapan administratif rampung, para penggagas akan membentuk kepanitiaan nasional dan menyiapkan deklarasi resmi IHSAN. Rencananya, deklarasi tersebut akan digelar di wilayah Kalimantan dan dihadiri para ulama, pengasuh pesantren, serta tokoh masyarakat dari seluruh Indonesia.


Melalui pembentukan IHSAN, para ulama berharap sinergi santri dan alumni pesantren dapat semakin kuat dalam menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

SHARE NOW
TAGGED: alumni pesantren, Santri, ulama
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Prof Niam Wejangi Santri Lewat Filosofi Sepak Bola
21 Juli 2026
Jelang Muktamar ke – 35 NU di Jombang : Mesir dan Sudan Sudah Pesan Tempat
20 Juli 2026
REI Sidoarjo Sebut Program 3 Juta Rumah Gerakkan Ekonomi Nasional, Minta Kepastian Regulasi
20 Juli 2026
Lestarikan Budaya Lokal, SMK Negeri 1 Grati Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Siswa Baru Saat MPLS
17 Juli 2026
Polsek Gayam Gencar Edukasi Siswa MPLS, Bangun Daya Tangkal Lawan Judol dan Narkoba
17 Juli 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

Lestarikan Budaya Lokal, SMK Negeri 1 Grati Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Siswa Baru Saat MPLS

HEADLINE

Keputusan Pajak JHT hingga Aturan Outsourcing Ditargetkan Rampung Akhir Juli 2026

HEADLINE

Digaji Uang Rakyat, Oknum Camat Di Madiun Main Game Online Saat Rapat Paripurna DPRD

HEADLINE

Polsek Gayam Gencar Edukasi Siswa MPLS, Bangun Daya Tangkal Lawan Judol dan Narkoba

LAINNYA

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Prof Niam Wejangi Santri Lewat Filosofi Sepak Bola

21 Juli 2026

Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Jatim

14 Juli 2026

Bangkit Dari Trauma, Korban Dugaan Pelecehan Dapat Pendampingan dan Perlindungan Perbakin

14 Juli 2026

Sempat Viral soal Penarikan Dana, Founder BIP dan Arief Camra Akhirnya Berbagi Pesan Damai

13 Juli 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?