metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Sejumlah Daerah Mulai Panen, Harga Beras Berangsur Turun

Redaksi 25 Februari 2024
Share
3 Min Read

Semarang: Harga beras di beberapa daerah Jawa Tengah mulai bergerak menurun setelah gelombang upaya menstabilkan harga dilakukan dan sejumlah daerah memasuki masa panen. Pemantauan hari ini harga beras dan berbagai pasar tradisional di daerah Pantura mulai bergerak turun.

Harga beras premium sebelumnya berkisar Rp19.000-Rp20.000 per kilogram turun berkisar Rp17.000-Rp18.000 per kilogram, beras medium dari sebelumnya Rp17.000-Rp18.000 per kilogram menjadi Rp15.000-Rp16.000 per kilogram.

Beberapa daerah seperti Blora, Grobogan, Batang dan Pekalongan diperkirakan dalam beberapa pekan kedepan sudah memasuki masa panen dan tanaman pagi mulai menguning, bahkan di Blora beberapa kawasan sudah mulai panen.

“Sudah mulai panen di lumbung padi daerah ini seperti Kedungtuban, Randublatung, Kradenan dan Ngawen,” kata Bupati Arief Rohman, Minggu, 25 Februari 2024.

Baca Juga:  19 Kecamatan di Pidie Diserang Hama Wereng

Arief menyebut meskipun belum banyak, namun cukup membuat lega dan menurut rencana gabah yang saat ini diproduksi di beberapa tempat penggilingan padi terutama di Ngawen bakal mengisi pasar ritel dan pasar modern untuk menutup kekurangan hingga mengakibatkan harga beras melambung seperti saat ini.

Sebelumnya Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi saat mamantau produksi beras di Blora dan Grobogan mengaku optimis harga beras yang saat ini cukup tinggi segera berangsur turun, karena di beberapa daerah terutama wilayah di Grobogan yang tidak terlanda banjir dalam beberapa pekan mendatang segera memasuki masa panen.

Baca Juga:  Pemprov Jatim Dorong Kebangkitan Ekonomi Dan Keuangan Syariah

“Di beberapa wilayah di Blora sudah panen, hasilnya cukup bagus untuk mengisi di pasar modern dan tradisional,” jelas Bayu.

Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Tengah terus menggelontorkan beras di berada di berbagai gudang untuk memberikan bantuan kepada warga korban banjir maupun miskin, bahkan beberapa diantaranya digelontorkan untuk pasar murah.

“Sisa beras di gudang Bulog provinsi ini masih ada 90 ribu ton,” ungkapnya.

Dia menyebut beras Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang ada di gudang Bulog Jawa Tengah ini, demikian Akhmad Kholisun, disalurkan digelontorkan untuk komersial baik itu distributor, baik pasar tradisional maupun modern.

Baca Juga:  Tak Hanya Beras, Harga Cabai Mulai Ikutan Naik

“Beras SPHP ini akan diolah ke beberapa penggilingan untuk dijadikan beras premium,” imbuhnya.

Pejabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana secara terpisah mengatakan dalam upaya menstabilkan harga beras, Pemrov Jateng menggelar pasar beras murah di 70 lokasi mulai pekan ini, diharapkan langkah ini akan dapat menekan harga beras di pasaran yang masih cukup tinggi.

Pmerintah pusat juga sudah menginstruksikan kepada Bulog agar segera menggelontorkan stok beras ke pasar, sehingga langkah ini sangat membantu untuk menekan harga beras di pasar.

“Ini juga sekaligus untuk menstabilkan inflasi di Jawa Tengah yang pada Januari 2024 lalu berada pada angka 2,69 persen,” ujarnya.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Kalah dari Malaysia, Kurniawan Minta Maaf dan Ajak Masyarakat Dukung Timnas U-17
Kalah dari Malaysia, Kurniawan Minta Maaf dan Ajak Masyarakat Dukung Timnas U-17
17 April 2026
Ratusan Warga Serbu Operasi Pasar Murah di Jember
Ratusan Warga Serbu Operasi Pasar Murah di Jember
16 April 2026
Tekun Menabung 50 Tahun, Ibu dan Anak Penjual Cilok Asal Pasuruan Berangkat Haji
Tekun Menabung 50 Tahun, Ibu dan Anak Penjual Cilok Asal Pasuruan Berangkat Haji
16 April 2026
Keluarga Korban Desak Eksekusi Dokter TNI AL Terpidana Kekerasan Seksual Anak
Keluarga Korban Desak Eksekusi Dokter TNI AL Terpidana Kekerasan Seksual Anak
16 April 2026
Polres Gresik Bongkar Penimbunan Solar Bersubsidi, Amankan 9 Ribu Liter dan Satu Pelaku
Polres Gresik Bongkar Penimbunan Solar Bersubsidi, Amankan 9 Ribu Liter dan Satu Pelaku
16 April 2026

MOST POPULAR

NASIONAL

Komitmen Menjaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Rumah Bersama Santri dan Alumni Pesantren

NASIONAL

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, DPRKP Ngawi Bangun 215 Unit Rumah Tidak Layak Huni

HEADLINE

Seorang TKW di Ngawi Hancurkan Rumah Calon Suaminya Akibat Hubungannya Kandas

Pasca OTT KPK Bupati Tulungagung, Pemerintahan Kembali Berjalan Normal
HEADLINE

Pasca OTT KPK Bupati Tulungagung, Pemerintahan Kembali Berjalan Normal

LAINNYA

Ratusan Warga Serbu Operasi Pasar Murah di Jember

Ratusan Warga Serbu Operasi Pasar Murah di Jember

16 April 2026
Harga Kedelai Impor Meroket, Perajin Tahu-Tempe di Sidoarjo Mulai Menjerit

Harga Kedelai Impor Meroket, Perajin Tahu-Tempe di Sidoarjo Mulai Menjerit

13 April 2026
Naik Dua Kali Lipat, Permintaan Plastik Turun 75 Persen

Naik Dua Kali Lipat, Permintaan Plastik Turun 75 Persen

13 April 2026

Pemerintah Indonesia Dorong Transformasi Industri Kimia Rendah Emisi Lewat Investasi Melamin di Gresik

9 April 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?