Surabaya, Metrotvjatim.com- Polisi menyebut Dwi Bagus Martono, tersangka mutilasi ibu dan anak di Madiun, memiliki hobi menonton film yang terkait dengan aksi detektif hingga misteri pembunuhan. Meski begitu, polisi menyatakan tersangka tidak memiliki kepribadian yang mengarah ke psikopat.
Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Dini Hardiyanti (30) dan anaknya AGF (4), masih terus didalami pihaknya.
Hingga saat ini polisi telah memeriksa sebanyak 16 saksi, yang disebut sangat membantu penyelidikan hingga penyidikan kasus pembunuhan keji tersebut. Para saksi tersebut antara lain karyawan hotel, tetangga, keluarga korban dan keluarga tersangka, teman tersangka hingga istrinya Martha Amalia.
“Keterangan istri tersangka sangat membantu kami di awal penyelidikan. Dari istrinya kami bisa mengetahui teman dekatnya, hingga akhirnya mengetahui lokasi persembunyian Dwi Bagus Martono di Jombang,” terang AKBP Arbaridi Jumhur, Kamis malam 29 Oktober 2026.
Selain itu, dari hasil pemeriksaan saksi termasuk tersangka, diketahui jika Dwi Bagus Martono, memiliki hobi menonton film aksi detektif hingga misteri pembunuhan. Meski begitu, polisi menyatakan tersangka memiliki kepribadian yang jauh dari seorang psikopat.
“Belum mengarah kesitu. Masih jauh dari kesimpulan tersangka merupakan psikopat. Kondisinya hingga saat ini masih stabil,” lanjut AKBP Jumhur.
Sementara itu, hingga saat ini polisi belum menerima hasil laboratorium, terkait identitas serpihan tulang yang ditemukan di rumah tersangka di Madiun. (Dosi)

