Pasuruan, Metrotvjatim.com- Suasana duka menyelimuti warga RT 1 RW 2 Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Tiga bocah masing-masing Afrizal Dimas Ibrahim, 8 tahun, Muhammad El Fahmi Putra Syarifudin, 7 tahun, dan Muhammad Al Fahri Putra Syarifudin, 7 tahun, dikabarkan tenggelam saat bermain di aliran sungai Welang, pada kamis sore (4/11/26) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kabar tenggelamnya 3 bocah tersebut, diketahui setelah salah satu korban, yakni Afrizal Dimas Ibrahim, berteriak minta tolong dan diselamatkan oleh seorang penggembala kambing yang sedang melintas di sekitar sungai Welang.
Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Karangketug, Suyanto, mengatakan setelah mendengar kabar ada bocah tenggelam di sungai, warga kemudian melapor ke Polsek Gadingrejo dan BPBD Kota Pasuruan untuk meminta bantuan.
“Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas dibantu warga sekitar langsung turun ke sungai untuk mencari keberadaan 2 bocah yang belum ditemukan, dengan menyusuri sungai Welang,” ungkap Suyanto.
Upaya pencarian yang dilakukan oleh petugas dan warga, akhirnya membuahkan hasil setelah satu bocah lain, Muhammad El Fahmi Putra Syarifudin, berhasil ditemukan. Warga kemudian melarikan El Fahmi ke rumah sakit Medika Karangketug untk mendapatkan perawatan medis.
Setelah kondisi membaik, Muhammad El Fahmi Putra Syarifudin akhirnya diperbolehkan dibawa pulang oleh pihak keluarga.
Namun naas, satu bocah lainnya, yakni Muhammad Al Fahri Putra Syarifudin, ditemukan di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 18.30 wib atau kamis malam.
Suyanto menambahkan bahwa musibah tersebut bermula saat 3 bocah berenang di aliran sungai Welang yang kondisi airnya sedang surut, dan pada saat berenang, diduga mereka bergurau hingga akhirnya tenggelam bersama di aliran sungai Welang.
“Mungkin ketiga bocah tersebut tidak mengetahui jika kondisi ditengah sungai cukup dalam sehingga tenggelam,” ungkap Suyanto.
Sementara itu, Kapolsek Gadingrejo, Kompol Wargo Sukwandi, dengan tegas menghimbau seluruh warga di Kecamatan Gadingrejo untuk lebih berhati-hati dalam menjaga anak-anak saat bermain, khususnya warga yang tinggal di daerah yang berdekatan dengan sungai Welang, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
“Kita berpesan kepada warga agar meningkatkan pengawasan terhadap aktifitas anak-anak saat bermain, terutama saat bermain di sekitar sungai atau tempat yang beresiko tinggi terjadinya musibah, baik sekitar aliran sungai maupun di sekitar jalan raya,” tegas Kompol Wargo Sukwandi. (Anam)

