metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Tim BPBD Jatim Chek Kondisi EWS Se-Jatim, Tingkatkan Kesiapsiagaan Saat Cuaca Ekstrem

Redaksi 5 Maret 2026
Share
4 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com : Selain menyiagakan personel, maraknya kejadian bencana pada musim cuaca ekstrem saat ini juga direspons BPBD Jatim dengan memperkuat langkah kesiapsiagaan melalui pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim.

Dalam sepekan ini, kegiatan pengecekan EWS dimulai dari Kabupaten Banyuwangi, tepatnya EWS sirine tsunami di Pantai Rajegwesi, Desa Sarongan Kec. Pesanggaran, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini lalu berlanjut ke Kabupaten Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek hingga ke Pacitan.

Rencananya, sebanyak 71 EWS yang meliputi EWS banjir di 27 titik, EWS longsor di 27 titik dan sirine tsunami di 17 titik, akan dilakukan pengecekan, untuk memastikan kondisi fisik dan fungsinya bagi peringatan dini masyarakat sekitar.

H. Abdul Ghafur, Kades Klungkung Kec. Sukorambi, Kab. Jember saat ditemui Tim BPBD Jatim di kantornya, Selasa (3/3), mengaku sangat terbantu dengan keberadaan EWS banjir di wilayahnya.

Baca Juga:  Bencana Tanah Longsor Terjang Jombang, Empat Rumah Tertimbun.

Sebab, sekitar 800 KK warganya yang berada di dua dusun di desanya sering mendapat peringatan dini dari alarm yang berbunyi saat debit air sungai di wilayahnya mulai meningkat.

“Kebetulan warga desa kami masih banyak yang sering mandi di sungai, meski mereka sudah punya kamar mandi di rumah. Mereka sering menerima peringatan dini dari alarm yang berbunyi saat air mulai naik,” terangnya.

Manfaat lain keberadaan EWS juga disampaikan Candra Kristianto, perangkat Desa Kandangan Kec. Pesanggaran Banyuwangi yang ketempatan EWS longsor.

Adanya EWS yang berlokasi di kaki bukit Kelopo Kembar, menurutnya, bisa menjadi upaya deteksi dini bagi warga sekitar saat akan terjadi longsor.

“Sudah beberapa kali kami coba, suara alarmnya cukup keras, terdengar hingga di perempatan jalan desa yang jaraknya lebih dari satu kilometer,” terangnya kepada Tim BPBD Jatim.

Heri, warga Desa Mojomulyo Kec. Puger Jember juga memberikan pernyataan yang senada untuk kebermanfaat EWS tsunami di wilayahnya.

Baca Juga:  Kobarkan Api Perjuangan, PDIP Bojonegoro Kukuhkan Pengurus PAC Baru di 28 Kecamatan

Selain keberadaan sirine, speaker ujicoba EWS, menurutnya, juga sangat bermanfaat untuk woro-woro bagi pengunjung pantai yang banyak berwisata di kawasan Pantai Cemara di sekitar lokasi EWS.

“Speaker itu biasa kami gunakan untuk memberikan peringatan kewaspadaan kepada para pengunjung yang biasa datang bersama anak-anak, agar tidak lengah memantau anak-anaknya yang saat bermain di pantai,” ujarnya.

Sementara, Kabid PK BPBD Lumajang Sultan Syafaat yang turut dalam pengecekan EWS menjelaskan adanya 4 EWS BPBD Jatim yang berlokasi di Lumajang, yakni, EWS banjir, longsor dan sirine tsunami.

Menurutnya, keberadaan EWS ini sangat penting untuk deteksi dan peringatan dini kepada masyarakat yang ada di kawasan rawan bencana.

“Yang dibutuhkan EWS ini adalah pemeliharaan dan pengecekan secara berkala seperti saat ini. Saya kira yang perlu terus dilakukan,” sarannya.

Baca Juga:  Harga Sapi di Tuban Naik hingga Rp2 Juta Jelang Idul Adha

Terpisah, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menegaskan, sepanjang cuaca ekstrem yang terjadi di Jatim saat ini, pihaknya terus meminta dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kewaspadaannya, utamanya yang ada di daerah kawasan rawan bencana, baik banjir, longsor maupun tsunami.

“Selain masyarakat yang harus meningkatkan kewaspadaannya, peralatan EWS juga kami chek kondisinya dan personel BPBD juga kami tingkatkan kesiagaannya,” terangnya.

Ia pun berharap, sepanjang cuaca ekstrem yang masih berlangsung saat ini, masyarakat, relawan dan personel BPBD di kabupaten/kota bisa terus berkolaborasi meningkatkan kesiapsiagaannya guna mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi.

“Sebetulnya, perkembangan EWS di Jatim ini bisa kami pantau lewat dashboard di kantor. Namun, pengecekan langsung ke lapangan juga perlu dilakukan, agar kami bisa mengetahui kondisi riil EWS di lokasi, supaya bisa menjadi alat deteksi dini bagi masyarakat sekitar jika terjadi bencana,” pungkasnya.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

WALHI Jatim Soroti Fenomena Alih Fungsi Lahan Sawah Di Madiun
31 Juli 2026
Polres Jombang Ungkap 80 Kasus Narkoba, 113 Tersangka Ditangkap
31 Juli 2026
Lahan Sawah Dilindungi Di Madiun Diuruk Investor, Pemkab Madiun Minta di Hentikan
31 Juli 2026
Gedung Permanen Sekolah Rakyat Jombang Mulai Beroperasi, Tampung 370 Siswa
30 Juli 2026
Puspenerbal Sulap Lahan Terbatas Jadi Kebun Melon Hidroponik, Berhasil Panen 1,5 Ton Melon Premium
30 Juli 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Tim Gabungan BP MIgas, ESDM Dan Polri Bongkar Penimbunan BBM Di Madiun

NASIONAL

Pemkab Gresik Siapkan Pipanisasi dan Pompa Air Atasi Kekeringan di Desa Pandanan

INOVASI

Ribuan Warga Serbu Wisata Petik Buah dan Sayur di Agrifood Expo 2026 Gresik, Hasil Panen Ludes dalam 30 Menit

NASIONAL

Tendangan Maut di Mojongapit, Remaja Jombang Jadi Korban Pengeroyokan Gerombolan Pemotor

LAINNYA

Polres Jombang Ungkap 80 Kasus Narkoba, 113 Tersangka Ditangkap

31 Juli 2026

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Jombang Mulai Beroperasi, Tampung 370 Siswa

30 Juli 2026

DPRD Gresik Panggil OPD, Tindaklanjuti Keluhan Maraknya Warung Diduga Langgar Perda

30 Juli 2026

Bupati Gresik Raih Penghargaan Indeks Perlindungan Anak Terbaik Se-Jawa Timur

30 Juli 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?