Penulis : Sholihul Huda
Gresik, metrotvjatim.com : Jajaran Satlantas Polres Gresik, Jawa Timur, menggencarkan operasi mendadak untuk menggelar ramp check di terminal Bunder. Kegiatan ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan penumpang angkutan umum. Selain melakukan pengecekan kendaraan bus, polisi juga melakukan tes urine bagi seluruh pengemudi bus. Kegiatan ini bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Operasi yang dipimpin Kasatgas Preemtif Ipda Andreas Dwi Anggoro bersama Kasatgas Gakkum Ipda Aswoko ini, juga menggandeng petugas lintas instansi, di antaranya Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, BNNK Gresik, Dinas Kesehatan, serta Jasa Raharja.

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap bus yang masuk ke Terminal Bunder. Tim dari UPT Uji KIR Dishub Gresik mengecek kondisi teknis kendaraan, mulai dari kelaikan ban, sistem pengereman, fungsi lampu, hingga kelengkapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Selain pemeriksaan kendaraan, para pengemudi dan kondektur turut menjalani pemeriksaan kesehatan serta tes urine yang dilakukan oleh tim medis Dinas Kesehatan dan BNNK Gresik. Langkah ini bertujuan memastikan awak angkutan umum dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkoba saat bertugas.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami tidak hanya memeriksa administrasi, tetapi memastikan kendaraan dan pengemudinya benar-benar dalam kondisi prima sebelum beroperasi,” tegas Ipda Andreas Dwi Anggoro, Rabu, 04 Februari 2026.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 11 unit bus, sebanyak delapan armada dinyatakan laik jalan dan mendapatkan stiker khusus dari Satlantas Polres Gresik sebagai tanda lolos inspeksi.

Namun demikian, petugas masih menemukan tiga unit bus yang belum memenuhi standar kelengkapan teknis, seperti Plat nomor kendaraan usang dan kap mesin tidak dapat ditutup dengan sempurna, Lampu sein sebelah kiri tidak berfungsi dan Lampu utama sebelah kiri tidak menyala.
“Terhadap temuan tersebut, petugas memberikan sanksi berupa Teguran Presisi serta mewajibkan pihak perusahaan otobus segera melakukan perbaikan demi menjamin keselamatan penumpang,” ujar Andreas.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 berlangsung.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum di wilayah Gresik. Kami juga mengimbau para pemilik PO bus agar tidak mengabaikan perawatan kendaraan, karena keselamatan penumpang adalah tanggung jawab bersama,” jelas AKP Nur Arifin.

