Surabaya, metrotvjatim.com : Puncak arus mudik di sejumlah gerbang tol di Jawa Timur diprediksi terjadi pada 21 hingga 22 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, PT Jasamarga Transjawa Tol mengingatkan adanya sejumlah titik gerbang tol yang rawan terjadi kepadatan.
Selain itu, untuk memperlancar arus mudik di wilayah timur Pulau Jawa, ruas tol Probolinggo–Banyuwangi atau Prosiwangi akan difungsikan sementara. Ruas tol tersebut dibuka mulai dari Gerbang Tol Gending di Probolinggo hingga Gerbang Tol Situbondo Barat.
Pihak PT Jasamarga Transjawa Tol menyebut prediksi puncak arus mudik tersebut mengacu pada pengalaman arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya.
Dua titik gerbang tol diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan paling tinggi, yakni Gerbang Tol Waru Gunung yang diprediksi mengalami peningkatan hingga 155 persen dari hari biasa atau sekitar 41 ribu kendaraan per hari. Selain itu, Gerbang Tol Kejapanan diperkirakan mengalami kenaikan hingga 82 persen atau sekitar 36.675 kendaraan per hari.
Selain dua titik tersebut, terdapat lima gerbang tol yang dinilai rawan kepadatan saat arus mudik, yakni Gerbang Tol Waru Gunung, Gerbang Tol Sidoarjo, Gerbang Tol Kejapanan, Gerbang Tol Pandaan, serta Gerbang Tol Singosari di Kabupaten Malang.
Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama arus mudik, PT Jasamarga juga menyiapkan petugas di lapangan serta tim tanggap darurat jika terjadi bencana seperti banjir atau tanah longsor yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan tol.
Sementara itu, mulai 14 hingga 29 Maret 2026, ruas Tol Prosiwangi dari Gerbang Tol Gending hingga Gerbang Tol Situbondo Barat akan difungsikan untuk membantu kelancaran arus kendaraan menuju wilayah Situbondo dan Banyuwangi.
Untuk ruas Gending hingga Paiton, tol dapat dilalui seluruh jenis kendaraan. Sedangkan dari Paiton hingga Situbondo Barat hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan satu nonbus dan nontruk. Ruas tol tersebut juga hanya dibuka mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB dengan tarif gratis.
Selain itu, PT Jasamarga juga mengoptimalkan berbagai layanan di jalan tol, mulai dari layanan lalu lintas, layanan transaksi di gerbang tol, fasilitas rest area, hingga layanan preservasi jalan.

