Tulungagung, metrotvjatim.com : Sejumlah seniman tari di Tulungagung, Jawa Timur, menggelar pertunjukan seni dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia. Kegiatan ini menampilkan berbagai karya tari, salah satunya bertajuk Celeng Ngentit yang sarat pesan kritik sosial.
Karya tersebut dibawakan oleh kelompok penari disabilitas tunarungu, menghadirkan pesan kuat tentang fenomena pemimpin yang dinilai mengabaikan kepentingan publik demi ambisi pribadi. Pertunjukan ini menjadi bentuk ekspresi dan respons seniman terhadap kondisi sosial yang berkembang.
Melalui karya ini, para seniman menggambarkan perilaku oknum pejabat yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat, namun justru terjerumus dalam praktik korupsi. Analogi “celeng” digunakan sebagai simbol sifat buruk yang merugikan kepentingan rakyat.
Penampilan oleh penari tunarungu juga menjadi representasi suara kelompok disabilitas yang kerap terpinggirkan. Kehadiran mereka di panggung diharapkan mampu memperkuat pesan inklusivitas sekaligus membuka ruang bagi kelompok minoritas dalam dunia seni.
Selain sebagai pertunjukan, karya tari ini juga membawa harapan agar daerah Tulungagung dapat menjadi wilayah yang lebih bersih, makmur, dan sejahtera.

