Mojokerto, metrotvjatim.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyatakan dukungannya terhadap gerakan pelestarian sungai yang digagas masyarakat saat menghadiri Konferensi Sungai Indonesia di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Senin (27/7/2026).
Dalam forum yang diikuti ratusan pegiat sungai dari berbagai daerah di Indonesia itu, Jumhur menegaskan pemerintah siap mendorong berbagai inisiatif masyarakat dalam menjaga dan memulihkan ekosistem sungai.
“Sungai merupakan sumber kehidupan. Bahkan jejak seluruh peradaban dunia dapat ditelusuri dari keberadaan sungai. Karena itu saya sangat terharu melihat teman-teman yang selama bertahun-tahun membangun komunitas untuk memuliakan sungai di daerah masing-masing,” ujar Jumhur.
Ia juga mengajak masyarakat mengembalikan sungai sebagai bagian penting dalam kehidupan bangsa. “Jangan membelakangi sungai. Jadikan sungai sebagai bagian dari kehidupan kita. Mudah-mudahan kita dapat kembali membangun peradaban sungai sebagai bagian penting dari kehidupan bangsa,” katanya.
Sementara itu, panitia Konferensi Sungai Indonesia menyebut kegiatan tersebut diikuti 397 peserta yang berasal dari 18 provinsi dan 43 kabupaten/kota. Konferensi ini menjadi wadah memperkuat kolaborasi antar komunitas pegiat sungai sekaligus mendorong pengelolaan sungai yang berkelanjutan.
Perwakilan Konferensi Sungai Indonesia mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap gerakan pelestarian sungai yang selama ini tumbuh dari masyarakat.
“Ini merupakan gerakan besar dalam upaya menyelamatkan sungai-sungai Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah terhadap gerakan masyarakat yang peduli terhadap kelestarian sungai,” ujarnya.

