metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
INOVASI

Petrokimia Gresik Luncurkan Pestani Bawang Merah Nyawiji di Nganjuk, Dukung Varietas Lokal Tajuk

metrotv 7 September 2026
Share
3 Min Read

Nganjuk, Metrotvjatim.com – PT Petrokimia Gresik (Persero) menggelar program Pestani Bawang Merah Nyawiji di Desa Sumberjo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, pada Senin (7/9/2026). Kegiatan ini sebagai wadah bagi petani untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas budidaya bawang merah unggulan.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menegaskan Jawa Timur memegang peran sangat strategis bagi hortikultura nasional, termasuk komoditas bawang merah yang bernilai ekonomi tinggi dan menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

“Kami tidak ingin berhenti hanya di penyediaan pupuk. Kami juga mendorong edukasi pemupukan berimbang, uji tanah, pendampingan budidaya, teknologi pertanian, hingga penguatan ekosistem dari hulu ke hilir,” ujar Adityo.

Baca Juga:  Ribuan Warga Serbu Wisata Petik Buah dan Sayur di Agrifood Expo 2026 Gresik, Hasil Panen Ludes dalam 30 Menit

Data menunjukkan, pada 2024 produksi bawang merah Jawa Timur mencapai 476.666 ton dari luas panen 53.681 hektare, menyumbang hampir seperempat dari total produksi nasional yang mencapai 2,08 juta ton. Nganjuk sendiri merupakan salah satu sentra utama, dengan keunggulan varietas lokal Tanaman Asli Nganjuk (Tajuk).

“Varietas Tajuk ini jadi nomor satu nasional sebagai benih bawang merah, dan nomor dua dari sisi produksi. Kualitasnya bagus, warna menarik, ukuran seragam, tahan simpan,” jelasnya.

Pestani Bawang Merah Nyawiji bukan sekadar kompetisi. Ini jadi ruang petani belajar, berbagi pengalaman, dan menerapkan praktik budidaya yang baik. Kegiatan melibatkan petani dari enam kecamatan, yakni Wilangan, Bagor, Nganjuk, Rejoso, Sukomoro, dan Gondang. Penilaian berfokus pada kualitas: keseragaman umbi 35%, berat 50%, dan dokumentasi 15%, agar petani tak hanya mengejar kuantitas, tapi juga hasil yang bermutu.

Baca Juga:  Beri Kemudahan Bagi Masyarakat Pulau Bawean, Dua hari Bus SIM Keliling Produksi 55 SIM Bagi Warga

“Memajukan pertanian butuh langkah bersama: petani, pemerintah, dunia usaha, dan semua pihak. Semoga program ini menguatkan bawang merah Nganjuk,” harap Adityo.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang hadir langsung, menyambut baik langkah Petrokimia Gresik. Ia menyebut saat ini sedang berlangsung panen raya bawang merah di Gondang dengan hasil yang sangat memuaskan.

“Ukurannya bawang merah besar-besar sekali. Panen kali ini mencapai 25 ton per hektarnya. Untuk total luasan lahan bawang merah di Kabupaten Nganjuk tercatat sekitar 22.000 hektare,” ujar Kang Marhaen, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Pengedar Sabu Berkedok Peternak Ayam Petarung Dibekuk Polres Nganjuk, 5,69 gram Sabu Disita

“Kehadiran program ini sangat berarti bagi petani kami. Semoga sinergi ini terus berlanjut, membawa kemajuan pertanian Nganjuk, kesejahteraan petani semakin meningkat, dan bawang merah varietas Tajuk semakin dikenal luas di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, petani asal Kecamatan Gondang, Suheri, mengapresiasi pendampingan yang diberikan. “Kami dapat informasi pupuk nonsubsidi yang terbukti menaikkan hasil dan kualitas. Semoga produktivitas ini ikut menaikkan pendapatan kami,” ujarnya.(Amir)

SHARE NOW
TAGGED: nganjuk, Pestani bawang merah, Petrokimia Gresik
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Angka Kematian Tinggi, RS Kemenkes Surabaya Fokus Penanganan Strok
7 September 2026
Festival Sekarbanjar, Lestarikan Budaya Nusantara dalam Khasanah Islam
7 September 2026
Dana Hibah KONI Tak Kunjung Cair, Atlet dan Wawali Demo Wali Kota Blitar
7 September 2026
Darurat Karhutla, Polres Malang Pasang Banner Ancaman Pidana di Kawasan Hutan
7 September 2026
Harga Beras Premium di Atas HET, Satgas Pangan Polda Jatim Sidak Pasar Tradisional
7 September 2026

MOST POPULAR

Peristiwa

Kuras Korban Ratusan Juta, Pelaku Bermodus Aplikasi Kencan Ditangkap Polres Madiun

HUKUM

Sudah Lunas Belum Serah Terima, Pembeli Apartemen Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar

HEADLINE

Resahkan Warga Sidorejo, Polres Malang Bakar Arena Judi Sabung Ayam

INOVASI

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Malang Evaluasi Titik Blackspot

LAINNYA

Erupsi Anak Krakatau, Singapore Airlines Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

6 September 2026

Pastikan Timbangan Pedagang Akurat, Pemkab Gresik Gencarkan Tera dan Tera Ulang

4 September 2026

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Malang Evaluasi Titik Blackspot

2 September 2026

Suku Dayak Gunakan Api untuk Pengelolaan Lahan, Pakar: Pembakaran Relatif Kecil

26 Agustus 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?