Kabupaten Blitar, Metrotvjatim.com – Warga Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan yang baru lahir tergeletak di sisi luar pagar tembok rumah salah seorang warga, pada Rabu (14/10/2026) malam. Saat ditemukan, bayi malang tersebut tanpa mengenakan selembar kain pun, dengan bercak darah yang masih menempel di tubuhnya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Pinarti, 53 Th, seorang ibu rumah tangga warga Rt 05 Rw 02, sekitar pukul 23.15 WIB. Saat hendak beristirahat, pemilik rumah mendengar suara tangisan bayi yang samar-samar dari luar rumah.
Merasa penasaran sekaligus khawatir, ia kemudian membangunkan anaknya untuk bersama-sama memeriksa sumber suara. Betapa terkejutnya mereka saat membuka pintu dan mendapati seorang bayi perempuan menangis tergeletak di tanah tanpa alas. Tepat di samping bayi, ditemukan sebuah kantong plastik putih yang berisi ari-ari (plasenta) yang sudah terpotong.
Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo melalui Kasihumas AKP Samsul Anwar dikonfirmasi membenarkan penemuan bayi ini. Kronologisnya, bayi perempuan ini ditemukan sekitar pukul 23.15 saat saksi akan beranjak tidur dan mendengar suara tangisan bayi di depan rumahnya. Karena takit, saksi meminta tolong anaknya untuk menemani mencari sumber suara.
“Saksi Pinarti mendengar ada tangisan bayi, kemudian membangunkan anaknya Asapahira. Keduanya mencari sunber suara tangisan, dan mendapati bayi tergeletan di tanah tanpa pakaian,” terang AKP Samsul Anwar kepada awak media Kamis (15/10/26).
Iba dengan kondisi bayi yang kedinginan, saksi langsung menggendong dan membawanya masuk ke dalam rumah untuk diselimuti kain hangat. Saksi kemudian segera menghubungi ketua RT, serta perangkat desa setempat yang dilanjutkan dengan melapor ke Polsek Srengat.
“Petugas Polsek Srengat kemudian mendatangi TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak perangkat desa setempat dan bidan desa, terkait dengan warganya yang saat ini diketahui tengah hamil dan telah melahirkan,” terangya.
Guna memastikan kesehatannya, bayi perempuan tersebut langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis intensif. Saat ini, kondisi bayi dilaporkan dalam keadaan sehat dan dalam perawatan tim medis di RSUD Srengat.
Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat merespons kejadian penelantaran bayi ini. Penyidik Polsek Srengat bersama Satreskrim Polres Blitar Kota tengah melakukan upaya penyelidikan mendalam di lokasi kejadian guna memburu dan mengungkap identitas pelaku penelantaran.
Selain itu, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar Kota juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar untuk penanganan dan perlindungan lebih lanjut terhadap bayi tersebut.
“Iya saat ini tim masih melaksanakan upaya penyelidikan untuk ungkap pelaku serta unit PPA saat ini sudah koordinasi dengan Dinsos,” pungkasnya. (Aga)

