metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HANKAM

Joe Biden: Gencatan Senjata di Gaza Dapat Cegah Serangan Iran ke Israel

Redaksi 14 Agustus 2024
Share
3 Min Read

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, kesepakatan gencatan senjata di Gaza dapat mencegah Iran menyerang Israel. Iran saat ini sedang mempersiapkan serangan balasan atas pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh di ibu kota mereka akhir bulan lalu.

Pernyataannya muncul setelah Iran menolak seruan Barat untuk “menghentikan” ancaman pembalasannya.

Republik Islam Iran dan sekutunya menyalahkan Israel atas pembunuhan Ismail Haniyeh pada 31 Juli saat berkunjung ke Teheran untuk pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Israel belum berkomentar.

Iran telah berjanji untuk membalas kematian tersebut, yang terjadi beberapa jam setelah serangan Israel di Beirut menewaskan seorang komandan senior Hizbullah, kelompok militan kuat yang didukung Iran di Lebanon.

Baca Juga:  Mobil Travel Tabrak Truk di Tol Ngawi–Solo, 1 Tewas dan 4 Luka-Luka

Ketika ditanya apakah gencatan senjata antara Israel dan Hamas dapat mencegah serangan Iran, Biden berkata, “Itu harapan saya”.

Meski mengakui negosiasi makin sulit, Biden menegaskan, ia tidak akan menyerah.

“Sejak dimulainya perang, ancaman eskalasi regional lebih nyata dan mengerikan dari sebelumnya,” kata Rosemary DiCarlo, wakil sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan politik dan pembangunan perdamaian, dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 14 Agustus 2024.

Ia meminta semua pihak untuk “mengakhiri semua retorika dan tindakan eskalasi”.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Eropa mendesak Iran untuk melakukan de-eskalasi.

Gedung Putih memperingatkan bahwa “serangkaian serangan signifikan” oleh Iran dan sekutu-sekutunya mungkin terjadi minggu ini, dengan mengatakan Israel memiliki penilaian yang sama.

Baca Juga:  Beri Solusi Konkret Kasus Penahanan Ijazah, Gubernur Khofifah: Pemprov Jatim Siap Urus Penerbitan Ulang Ijazah Pekerja yang Ditahan

Amerika Serikat telah mengerahkan kelompok penyerang kapal induk dan kapal selam peluru kendali ke wilayah tersebut untuk mendukung Israel.

Sementara itu, pada Selasa kemarin, Washington menyetujui penjualan senjata lebih dari USD 20 miliar kepada Israel, termasuk jet temput F-15 dan hampir 33 ribu peluru tank.

Juru bicara kementerian luar negeri Iran Nasser Kanani mengkritik seruan Barat untuk menahan diri.

“Deklarasi oleh Prancis, Jerman, dan Inggris, yang tidak mengajukan keberatan terhadap kejahatan internasional Zionis rezim, dengan berani meminta Iran untuk tidak mengambil tindakan pencegahan terhadap rezim yang telah melanggar kedaulatan dan integritas teritorialnya,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Tekan Penularan TBC, Pemkot Surabaya Bakal Terapkan Sanksi Sosial Serta Nonaktifkan NIK-BPJS Kesehatan Pasien yang Mangkir Berobat

Pembalasan di Waktu yang Tepat

Di Jakarta, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hassan Shaykh al-Islami mengaku, tewasnya Haniyeh menunjukkan kelemahan negaranya. Warga Iran bersedih akan hal tersebut, katanya, dan mendesak pemerintahnya untuk membalas serangan Israel.

Hassan mengatakan, serangan balasan ke Israel adalah hal pasti. Meski demikian, ia tidak mau membeberkan rencana pasti mereka akan melakukan serangan.

Menurut Hassan, Iran akan melakukan pendekatan akal sehat dan rasional dan memberikan dukungan komprehensif bagi masyarakat Palestina sambil lindungi teritori negara mereka.

“Akan ada pembalasan di waktu tepat dan bisa jadi pembalasan yang mengejutkan (dari) Iran,” pungkasnya.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

200 Ribu Orang Diprediksi Padati Tambakberas Saat Muktamar ke-35 NU
21 Juli 2026
Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026 Dari Menteri Koperasi RI
21 Juli 2026
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Prof Niam Wejangi Santri Lewat Filosofi Sepak Bola
21 Juli 2026
Jelang Muktamar ke – 35 NU di Jombang : Mesir dan Sudan Sudah Pesan Tempat
20 Juli 2026
REI Sidoarjo Sebut Program 3 Juta Rumah Gerakkan Ekonomi Nasional, Minta Kepastian Regulasi
20 Juli 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

Lestarikan Budaya Lokal, SMK Negeri 1 Grati Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Siswa Baru Saat MPLS

HEADLINE

Keputusan Pajak JHT hingga Aturan Outsourcing Ditargetkan Rampung Akhir Juli 2026

HEADLINE

Digaji Uang Rakyat, Oknum Camat Di Madiun Main Game Online Saat Rapat Paripurna DPRD

HEADLINE

Polsek Gayam Gencar Edukasi Siswa MPLS, Bangun Daya Tangkal Lawan Judol dan Narkoba

LAINNYA

200 Ribu Orang Diprediksi Padati Tambakberas Saat Muktamar ke-35 NU

21 Juli 2026

Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026 Dari Menteri Koperasi RI

21 Juli 2026

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Prof Niam Wejangi Santri Lewat Filosofi Sepak Bola

21 Juli 2026

Jelang Muktamar ke – 35 NU di Jombang : Mesir dan Sudan Sudah Pesan Tempat

20 Juli 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?