Gresik, metrotvjatim.com- Reni, 48 tahun, harus menempuh perjalanan hingga Surabaya, Krian, dan Mojosari untuk mencari penumpang maupun pesanan makanan. Pengemudi ojek online (ojol) asal Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, ini mengaku semakin sulit mendapatkan penghasilan sejak pandemi Covid-19 berakhir.
“Dulu bisa dapat banyak karena banyak yang order makanan untuk diantar ke rumah,” ujar Reni ditemui saat antre memperbaiki kendaraannya, Selasa, 27 Oktober 2026.
Sejak menekuni profesi ojol pada 2019, Reni mengandalkan pekerjaan tersebut untuk membantu perekonomian keluarga. Namun, kini mendapatkan penghasilan Rp150 ribu dalam sehari saja terasa sangat sulit.
Di tengah kondisi tersebut, layanan servis dan ganti oli gratis yang diterimanya dari PT PLN melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan/UP3 Gresik ini menjadi bantuan yang cukup berarti. Apalagi, jarak tempuh yang jauh membuat sepeda motornya harus rutin menjalani perawatan.
“Ya, membantu. Paling tidak sebulan tidak ganti oli karena trip saya jauh-jauh, seperti ke Surabaya, Krian hingga Mojosari,” katanya.
Reni merupakan satu dari 50 pengemudi ojol yang menerima layanan servis dan ganti oli gratis dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-81. Kegiatan yang berlangsung di kantor PLN UP3 Gresik itu menyasar pengemudi ojol yang biasa beroperasi di wilayah Kota Gresik.
Program tersebut tidak hanya menyasar pengguna sepeda motor berbahan bakar minyak. Pengemudi yang menggunakan sepeda motor listrik juga mendapatkan voucher penggantian baterai, sementara seluruh peserta juga menerima bantuan sembako.
Manager PLN UP3 Gresik, Sri Wahyuningsih, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepada pengemudi ojol yang turut berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Totalnya ini ada 50. Ini tidak hanya kendaraan BBM, tetapi juga kendaraan listrik yang kami bantu pergantian swap-nya,” ujarnya.
Menurutnya, peran PLN tidak terbatas pada penyediaan tenaga listrik yang handal. Perusahaan juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini adalah bagian dari upaya kami. Kami tidak hanya menyediakan tenaga listrik untuk masyarakat, melainkan juga hadir untuk masyarakat sebagai support system,” ungkapnya.
Sri Wahyuningsih berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban operasional para pengemudi ojol, terutama untuk perawatan kendaraan yang menjadi penunjang utama aktivitas mereka sehari-hari, dalam mencari nafkah. (Huda)

