Karo: Pascaerupsi gunung api Sinabung sejumlah wilayah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terpapar abu vulkanik . Mengantisipasi gangguan saluran pernafasan ( ISPA ) petugas gabungan dari pemerintah Kecamatan Berastagi membagikan masker kepada warga dan wisatawan.
“Untuk masyarakat atau pengunjung wisata kami masih menghimbau agar tidak masuk ke zona kita yang kami rekomendasikan terutama zona-zona wisata yang di mana bisa terjadi letusan sewaktu-waktu dan ini menandakan bahwa aktivitas gunung api Sinabung hingga sampai saat ini.” kata Petugas Pos PVMBG Gunung Api Sinabung, Armen Putra, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV , Selasa, 1 September 2026.
Ada sejumlah wilayah di kabupaten Karo yang terpapar abu vulkanik tebal pascaerupsi gunung api Sinabung di antaranya adalah kecamatan Berastagi Simpang Empat dan juga Naman Teran.
Di Kecamatan Berastagi yang merupakan kota wisata pemerintah kecamatan bersama Polsek Berastagi membagikan masker kepada warga dan wisatawan yang sedang beraktivitas di luar rumah. Masker juga dibagikan kepada pengendara yang melintas di sekitar tugu perjuangan Berastagi.
Saat ini status gunung api Sinabung bergabung dari level 2 waspada menjadi level 3 siaga. Secara visual gunung api Sinabung terlihat mengeluarkan abu meski ketinggiannya berkisar 500 meter mengarah ke timur dan tenggara. Daerah yang terdampak paparan abu paling tebal adalah kawasan wisata Berastagi di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.
“Perubahan status dari waspada ke status siaga dengan rekomendasi radius 3 kilo masih tetap dan sektoralnya 6 kilo tambah ke arah sektor tenggara dan timur.” ucapnya.

